berita

Gaya Politik Kaesang: Antara Rompi ‘Putra Mulyono’ dan Sikap Anti Kritik?

Jumat, 27 September 2024 | 07:49 WIB
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep mengenakan rompi bertuliskan ‘Putra Mulyono’ saat blusukan di Tangerang. (Dokumen Istimewa)

Tangkapan Layar Cuitan Netizen Terhadap Kaesang. (Media Sosial X)

Di media sosial, muncul berbagai tanggapan terhadap rompi tersebut. Beberapa netizen menambahkan kalimat sarkastik seperti ‘Hobi Nebeng Private Jet’ pada foto Kaesang yang sedang mengenakan rompi itu. Istilah ‘Mulyono’ dinilai lebih sebagai simbol kritik daripada kebencian.

Kritik sebagai Elemen Demokrasi

Dalam konteks demokrasi, kritik seharusnya tidak dilihat sebagai ancaman, melainkan sebagai bentuk partisipasi publik dalam mengawasi jalannya pemerintahan. Bahkan, Presiden Jokowi sendiri pada 2021 pernah meminta masyarakat untuk lebih aktif mengkritik.

Kepercayaan publik pada pemerintah sangat penting, sebagaimana disebutkan dalam penelitian GAMAPI UGM. Kritik yang sehat merupakan bagian dari kontrol terhadap kekuasaan dan membantu mewujudkan pemerintahan yang lebih baik, dilansir dari situs gamapi.fisipol.ugm.ac.id.

Baca Juga: Jokowi Melarang Kaesang Maju Pilgub DKI, Kaesang Hanya Respon Dengan Senyuman

Demokrasi yang hidup adalah demokrasi yang menghargai kritik. Tanpa ruang bagi kritik, demokrasi akan kehilangan esensinya sebagai sistem yang terbuka dan partisipatif.

Oleh karena itu, kritik bukanlah sesuatu yang harus dihindari, tetapi harus dirawat dan dihargai sebagai masukan untuk memperbaiki kebijakan.

Kaesang, dengan gaya politik yang penuh kegembiraan, memiliki tantangan besar untuk menunjukkan bahwa ia benar-benar mendukung kritik yang membangun.

Rompi ‘Putra Mulyono’ mungkin hanyalah salah satu cara uniknya untuk merespons dunia politik yang penuh intrik, namun sejauh mana ia dapat menerima kritik dengan kepala dingin masih perlu dibuktikan di masa depan. ***(SA)

 

Halaman:

Tags

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB