berita

Indonesia Dapat Penghargaan"Destinasi Ramah Muslim Unggulan Tahun 2024" dalam Indeks Perjalanan Muslim GMTI

Minggu, 2 Juni 2024 | 07:45 WIB
(Tim Warta Pesona 01)


WartaPesona.com - Indonesia kembali mendapatkan penghargaan sebagai "Destinasi Ramah Muslim Unggulan Tahun 2024" dalam Indeks Perjalanan Muslim Global Mastercard Crescent Rating (GMTI) yang diadakan di Singapura pada Kamis (30/5/2024).

Menparekraf Sandiaga Uno, dalam pidatonya di Holiday Inn Singapore Atrium, Singapura, menegaskan pentingnya mempertahankan dan meningkatkan status tersebut. Dia menyoroti bahwa konsep ramah Muslim berkaitan erat dengan kualitas produk dan kebersihan.

Indonesia berhasil meraih predikat ini atas kepemimpinan Menparekraf Sandiaga Uno, yang secara langsung menerima penghargaan tersebut. Ini merupakan pencapaian dua kali berturut-turut, setelah Indonesia juga meraihnya pada tahun 2023.

Baca Juga: Kemenparekraf Berikan Dukungan untuk Pameran “Keindahan Karya Kain dan Batik Ku Indonesia” di Italia

Sandiaga menyampaikan bahwa populasi Muslim global mencapai angka yang signifikan, mencapai sekitar 25 persen dari total populasi dunia pada tahun 2022, dan diproyeksikan akan terus meningkat hingga mencapai sekitar 27 persen pada tahun 2030 menurut laporan Global Muslim Travel Index 2023.

Prestasi ini memberikan peluang besar bagi industri halal untuk berkembang, karena jumlah wisatawan Muslim terus bertambah. Sejak Indonesia menjadi tujuan teratas pertama bagi wisatawan Muslim menurut GMTI tahun 2023, negara ini terus meningkatkan layanan dan promosi pariwisata yang ramah Muslim, mendorong wisatawan untuk menghabiskan waktu lebih lama dan meningkatkan belanja.

Di tahun 2024, Indonesia memprioritaskan beberapa program untuk meningkatkan pariwisata ramah Muslim, seperti sertifikasi halal untuk bisnis dan UMKM, program Santri Digitalpreneur, pengembangan e-katalog Masjid Agung Indonesia, menjadi pusat mode modesta global, dan kolaborasi bilateral dengan Arab Saudi.

Sandiaga berharap bahwa program-program ini akan membantu mencapai target kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 17 juta dan pergerakan wisatawan nusantara sebanyak 1,5 miliar pada tahun 2024, serta memberikan dorongan signifikan pada pembukaan lapangan kerja, terutama dalam sektor pariwisata.

Baca Juga: Menparekraf Sampaikan Persiapan World Water Forum ke-10 Masuk Tahap Final

"Penciptaan lapangan kerja dalam sektor pariwisata memiliki dampak yang enam kali lebih besar daripada sektor lainnya, dan ini juga akan memberdayakan masyarakat secara signifikan," ujarnya. ***(TWP01)/SR

Tags

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB