WartaPesona.com – Gerhana bulan Penumbra akan kembali terlihat di Indonesia dalam waktu dekat ini.
Bagi kamu pecinta astronomi dapat melihat kembali Gerhana Bulan Penumbra di Indonesia yang indah.
Dilansir dari laman resmi BMKG, gerhana bulan merupakan peristiwa yang terhalangi cahaya matahari oleh bumi, sehingga tidak semuanya sampai ke bulan.
Peristiwa gerhana ini, menjadi pergerakan akibat posisi matahari, bumi, dan bulan yang hanya terjadi pada fase purnama dan dapat diprediksi sebelumnya.
Baca Juga: Kartun Popeye Akan Diadaptasi Live-Action intip Tim Produksi dan Sutradara Filmnya yang Menggarap.
Terjadinya Gerhana Bulan Penumbra, dimana posisi matahari-bumi-bulan sejajar, yang membuat bulan hanya masuk ke bayangan penumbra bumi.
Nantinya, saat puncak Gerhana terjadi, bulan akan terlihat lebih redup dari saat Purnama. Meski begitu, adanya Gerhana Matahari merupakan peristiwa terhalangnya cahaya matahari oleh bulan, sehingga tidak semua cahayanya sampai ke bumi dan selalu terjadi saat fase bulan baru.
Lalu, Gerhana Bulan Penumbra kapan akan terlihat di langit Indonesia?
Pada tahun ini ada 4 Gerhana, termasuk dua Gerhana Matahari dan dua Gerhana Bulan yang dapat dilihat kembali di langit Indonesia.
Gerhana Bulan Penumbra dapat diamati di langit Indonesia pada 25 Maret 2024, dimana tanggal tersebut menunjukkan kejadian Gerhana.
Seperti pengamat di sebelah timur garis miring, di Papua, Papua Barat, dan sebagian Maluku, yang dapat melihat proses Gerhana dari saat bulan terbit hingga berakhir.
Baca Juga: Jerman berhasil tekuk Prancis di kandangnya. Baru 6 detik sepakan Wirtz langsung dijadikan gol!
Gerhana Bulan Penumbra dimulai pukul 11.50 WIB, 12.50 WITA, 13.50 WIT, sementara puncaknya dapat diamati pukul 14.12 WIB, 15.12 WITA, 16.12 WIT, dan Gerhana berakhir pukul 16.34 WIB, 17.34 WITA, 18.34 WIT.
Sementara, pengamat yang berada di sebelah barat garis miring, seperti Maluku Utara, sebagian Maluku, Sulawesi, Gorontalo, NTT, NTB, Bali, Kalimantan, Jawa, dan Sumatera, tidak dapat melihat fase gerhana karena bulan masih berada dibawah horizon.