berita

Dari Sampah Pemilu ke Upcycle: Inovasi Pemuda Indonesia yang Siap Meraih Penghargaan di Geneva

Selasa, 13 Februari 2024 | 20:23 WIB
Imam Pesuwaryantoro, seorang mahasiswa Ilmu Komunikasi dari Universitas Terbuka Jakarta.



WartaPesona.com
- Pemilihan umum (Pemilu) selalu menjadi momen penting dalam kehidupan demokrasi Indonesia.

Namun, seringkali pesta demokrasi ini meninggalkan jejak yang kurang menguntungkan bagi lingkungan, terutama dengan penyebaran besar-besaran poster dan baliho yang terbuat dari bahan plastik.

Imam Pesuwaryantoro, seorang mahasiswa Ilmu Komunikasi dari Universitas Terbuka Jakarta, tidak tinggal diam melihat hal ini.


Baca Juga: Milestone Baru: Unhan RI Melahirkan 75 Dokter Militer Pertama

Dengan kepekaannya terhadap isu lingkungan, Imam tidak hanya menyoroti dampak ekologis dari sampah Pemilu, tetapi juga mengambil langkah konkret untuk mengubahnya.

Melalui kreativitas dan inovasi, ia berhasil mengubah sampah Pemilu tahun 2024 menjadi produk yang bernilai, yaitu totebag yang dibuat dari kain felt dari sampah botol plastik dan material PVC dari Alat Peraga Kampanye (APK) yang tidak terpakai.

Keberhasilan Imam tidak berhenti di situ. Ia siap untuk membawa inovasinya ke tingkat internasional dengan mengikuti Ajang Lomba Inovasi di Geneva, Swiss.

Baca Juga: Mendekati Kemandirian Sumber Daya Manusia: Wisuda 573 Mahasiswa Unhan dan Tantangan Masa Depan Indonesia dalam STEM

Lomba tersebut, yang dihadiri oleh lebih dari 45 negara, akan memberikan penghargaan pada inovator-inovator terbaik yang memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat.

Proyek upcycling Imam bukan hanya sekedar pencapaian pribadi, tetapi juga merupakan panggilan bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Dengan mengajak para kandidat legislatif dari berbagai tingkatan untuk memulai pemilahan sampah APK Pemilu sebagai bagian dari Program EPR (Extended Producer Responsibility), Imam berharap dapat mendorong perubahan yang lebih besar dalam arah yang lebih berkelanjutan.

Baca Juga: Mengukir Prestasi di Panggung Internasional: Enam Film Terbaik dari Festival Film Bulanan 2023 Hadir di Clermont-Ferrand

Dalam konteks Program Ekonomi Sirkular dan agenda Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), upaya-upaya seperti yang dilakukan oleh Imam merupakan langkah konkret menuju kota-kota yang lebih berkelanjutan, konsumsi yang lebih bertanggung jawab, serta kemitraan yang lebih kuat dalam mencapai tujuan bersama.

Dengan demikian, perubahan yang diinginkan tidak hanya menjadi impian, tetapi juga menjadi kenyataan yang dapat dirasakan oleh semua orang.***

 

 

Tags

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB