WartaPesona.com – Pemerintah Provinsi (PemProv) Jawa Tengah menggencarkan program perekonomian sebagai wujud dukungannya kepada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
Hal itu diketahui dari keterangan pelaku UMKM saat ditemui ketika acara pameran Musyawarah Rencana Pembangunan Wilayah (Musrenbangwil) Surakarta, Boyolali, Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri, Sragen, dan Klaten (Subosukowanosraten), di Gedung Sasana Manggala Sukowati, Sragen, pada Senin (13/3/2023).
Salah satu peserta pameran sekaligus pelaku UMKM, Sri Rahayu mengatakan, jika pada masa kepemimpinan Gubernur Ganjar dan Wakil Gubernur Taj Yasin, Pemprov Jateng dinilai sangat membantu pengembangan dan peningkatan kualitas produk UMKM.
Baca Juga: Dorong Sektoral Ekonomi, PT Pos Indonesia Buka Pojok UMKM. Ini Ragam Produknya
Lanjutnya, Sri Rahayu menjelaskan jika dukungan yang telah dilakukan oleh Pemprov Jateng seperti pendampingan dalam mengurus izin produksi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), izin halal, dan lain-lain, secara gratis.
Selain itu, untuk pemasaran juga tidak lepas dari bantuan pemerintah melalui aplikasi Blangkon Jateng, Tukuni Sragen, dan sebagainya, dikutip dari jatengprov.go.id.
“Peran pemerintah kepada para pelaku UMKM ada banyak. Seperti memberikan pendampingan fasilitas mengurus perizinan untuk izin PIRT, halal dan lainnya secara gratis.
Untuk pemasaran kami juga dibantu oleh pemerintah melalui Tukoni Sragen. Bahkan untuk oleh-oleh acara ini juga dari produk-produk UMKM Sragen,” jelas Sri Rahayu.
Baca Juga: Berkah Car Free Day (CFD) di Medan, UMKM Untung Hingga Omset 1 Juta
Lebih lanjut Pengurus Asosiasi Pengusaha Oleh-oleh (Aspo) Jateng itu juga menambahkan, jika berkat dukungan dari Pemprov ini mampu mempermudah akses pemasaran produk, bermacam produk UMKM yang telah diproduksi mampu terjual hingga luar Jateng.
Di antaranya Yogyakarta, Jawa Timur, Jakarta, dan masih banyak lagi. Bahkan, untuk kerajinan tangan Hot Wheels dan batik, telah menembus pasar luar negeri.
Sri juga mengungkapkan dukungan dari Pemprov Jateng ini mendapatkan respons positif dari berbagai para pelaku UMKM Sragen, tidak sedikit produk UMKM Sragen yang ikut mengisi parcel lebaran yang diselenggarakan oleh Pemprov Jateng sejak tiga tahun terakhir.
Baca Juga: Menelusuri Warisan Budaya Solo Melalui Aneka Barang Antik yang Unik dan Menarik sebagai Oleh-oleh
Menurut Sri Rahayu, dengan masuknya produk UMKM Sragen pada program parsel lebaran, secara tidak langsung telah membantu mengenalkan dan meningkatkan pemasaran produk UMKM Sragen ke berbagai daerah yang tersebar di Indonesia.
Pelaku UMKM lainnya, Purwanti juga merasakan dampak positif berkat dukungan Pemprov Jateng ini. Purwanti mengatakan telah membuka usaha jamur tiram krispi sejak 2010. Hingga kini, lanjutnya, pemasaran jamur krispi mampu merambah ke berbagai kota besar di Indonesia.
Tidak hanya itu saja, mantan pekerja migran itu mengaku telah menjuarai berbagai lomba UMKM dan kreativitas makanan dan minuman di tingkat daerah maupun antardaerah.
Artikel Terkait
Siap-siap Lebaran Naik Kereta! KAI Beroperasi dengan Tambahan KA, Tiket Tersedia Mulai 13 Maret
Ini yang Dilakukan Presiden Jokowi Saat Cek Harga dan Stok Komoditas Pangan di Pasar Mendenrejo
Berayun di Surga: Pengalaman Mengagumkan dengan Lotus Ubud Swing
Jelajahi Kekayaan Budaya Bali di Pasar Tegallalang: Surga Belanja Souvenir dan Kerajinan Tangan Khas Bali
Menikmati Sensasi Asam Manis Pedas Asinan Betawi: Kuliner Khas Jakarta yang Menggugah Selera
Mengapa Lionel Messi dan Bukan Cristiano Ronaldo Jadi Duta Pariwisata Arab Saudi?
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mendukung Tindakan Tegas untuk Wisatawan Asing yang Melanggar Aturan
Menelusuri Warisan Budaya Solo Melalui Aneka Barang Antik yang Unik dan Menarik sebagai Oleh-oleh
Berkah Car Free Day (CFD) di Medan, UMKM Untung Hingga Omset 1 Juta
Dorong Sektoral Ekonomi, PT Pos Indonesia Buka Pojok UMKM. Ini Ragam Produknya