Selain ruang operasi, fasilitas kesehatan darurat tersebut juga memiliki tenda Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan sejumlah tenda rawat inap.
Pada tahap awal, tersedia sekitar 60 tempat tidur bagi pasien.
Namun, Kemenkes berencana meningkatkan kapasitas tersebut untuk mengantisipasi kemungkinan bertambahnya pasien akibat dampak gempa.
“Kita akan tambah lagi sehingga minimal menjadi 100 rawat inap. Kita sedang kirim tenda tambahan dari Bali,” kata Budi.
Tenda yang digunakan untuk RS lapangan juga menggunakan material yang dirancang tahan terhadap kondisi cuaca.
Bagian lantai dibuat khusus untuk menjaga kebersihan dan higienitas fasilitas kesehatan, mencegah genangan air ketika hujan, sekaligus memudahkan mobilisasi pasien maupun peralatan medis.
Baca Juga: Belum Pulih dari Bencana 2025, Tapanuli Tengah Kembali Diterjang Banjir-Longsor
Enam Pesawat TNI AU Dikerahkan Angkut Logistik
Selain memastikan pelayanan kesehatan, pemerintah juga memperkuat distribusi logistik menuju wilayah terdampak gempa.
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) mengerahkan enam pesawat angkut untuk membawa berbagai kebutuhan bantuan, termasuk pasokan pangan dan perlengkapan darurat.
Armada udara tersebut mulai beroperasi sejak Senin, 17 Agustus 2026.
Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana mengatakan sejumlah pesawat telah diterbangkan menuju wilayah terdampak.
“Sejak Senin, pesawat C-130J Super Hercules telah terbang menuju Labuan Bajo dengan membawa bantuan seberat 13.500 kilogram,” ujar Nyoman.
Enam pesawat yang disiagakan terdiri dari dua unit C-130J Super Hercules, satu C-130 Hercules, satu Airbus A400M dan dua Boeing 737.
Rincian Pesawat Pengangkut Bantuan ke NTT
Artikel Terkait
Belajar dari Kebakaran Gedung Bapenda Jakarta, Ini 7 Langkah Aman Saat Terjebak di Gedung Bertingkat
Kapal Bawa 1,3 Ton Ketamin Disergap di Perairan Bintan, Terbongkar dari Informasi Intelijen Internasional
Dugaan Penipuan CPNS Bodong di Jatim Tembus Rp20 Miliar, Korban Diiming-imingi Lolos Lewat ‘Seleksi Susulan’
Viral Pria Rusak Palang Pintu Kereta di Sleman karena Tak Sabar Menunggu, Kini Diamankan Polisi