WartaPesona.com - Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Mojtaba Khamenei dalam pesan menyambut Iduladha menegaskan bahwa kawasan Timur Tengah tidak akan lagi menjadi perisai markas militer Amerika Serikat (AS).
Pesan tertulis Khamenei itu disiarkan oleh televisi pemerintah Iran, Selasa 26 Mei 2026 waktu setmpat yang dikutip oleh kantor berita AFP.
Menurutnya, Amerika tidak lagi memiliki tempat yang aman untuk membangun markas militer sebagai pusat agresi mereka di Timur Tengah seperti sebelumnya.
Baca Juga: Rusia Minta Warga Asing Terutama Diplomat Agar Dievakuasai, Serangan ke Ukraina Akan Digencarkan
“Waktu tidak akan berputar mundur,” katanya tegas.
Pernyataan tegas Khamenei ini keluar di tengah langkah perundingan damai antara Iran dan Amerika yang sedang berjalan.
Meskipun mereka sekarang sedang menjalani gencatan senjata sejak perang Iran melawan Amerika-Israel meletus 28 Februari 2026, gesekan bersenjata masih berlangsung di Selat Hormuz yang strategis untuk perdagangan dunia.
Terkini, Amerika dilaporkan menembaki kapal militer Iran yang sedang berpatroli di Selat Hormu, meskipun hal ini belum dikonfirmasi oleh Teheran.
Baca Juga: Pemerintahan Zelenskyy Merekrut Warga Ukraina Secara Paksa Untuk Menjalani Wajib Militer
Hari Selasa ini, Garda Revolusi Iran menyebut bahwa mereka telah menembak jatuh satu unit drone Amerika yang mencoba memasuki wilayah udara negara itu.***
Artikel Terkait
Pidato Terakhir Khamenei Kembali Disorot, Sindir Kegagalan AS Menundukkan Iran Selama Puluhan Tahun
Konflik Memanas di Iran, KBRI Teheran Fokus Jaga Keselamatan WNI
Radin, Bocah dari Iran yang Bersekolah di Negara Cina ini dirindukan teman-temannya sekelas
Iran Siagakan Pertahanan Udara Mereka Setelah Terdengar Ledakan di Teheran
Ebrahim Razei: Iran Akan Perkaya Uranium Sampai Tingkat Tertinggi Bila Amerika Kembali Menyerang