Juara Super League, Dedi Mulyadi: Persib Bandung adalah Kultur Jawa Barat

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Minggu, 24 Mei 2026 | 18:25 WIB
Dedi Mulyadi ikut pawai merayakan Persib Bandung menjadi juara Liga 1 Super League. (Instagram @dedimulyadi71)
Dedi Mulyadi ikut pawai merayakan Persib Bandung menjadi juara Liga 1 Super League. (Instagram @dedimulyadi71)

Temuan dari survei ini menggambarkan bahwa Persib Bandung melekat dalam kesadaran kolektif warga sebagai representasi identitas daerah dan kultur masyarakat Sunda.

Kekuatan simbolik Persib Bandung yang menyatu dengan identitas Jawa Baratr dikuatkan oleh 88,3 persen responden yang menyatakan setuju dengan peryataan bahwa Persib Bandung mewakili identitas Jawa Barat.

Persib Bandung sebagai wajah sepak bola Jawa Barat seakan menjadi ”Timnas”-nya orang Sunda.

Kuatnya ikatan primordial itulah yang menjadi ciri khas pendukung Persib Bandung.

Baca Juga: Malut United Tutup Pertandingan Terakhir Dengan Babak Belur Digebuk Borneo FC

Sebagai klub, bagaimanapun keadaannya, Persib Bandung bisa dikatakan tidak akan kehilangan pendukung karena ikatan identitas yang demikian kuat mengakar.

Sosiolog Richard Giulianotti dalam jurnalnya yang berjudul ”Supporters, Followers, Fans, and Flaneurs: A Taxonomy of Spectator Identities in Football (2002)” mengelompokkan penggemar sepak bola dalam empat klasifikasi: supporter, fans, follower, dan flaneur.

Keempatnya berada dalam kuadran yang berbeda dengan karakteristik berlawanan. Supporter dan follower memiliki ikatan identitas wilayah yang kuat dan rasa memiliki terhadap klub yang bersifat tradisional, beda di antara dua kelompok tersebut adalah pada kecenderungan untuk berlaku agresif terhadap kelompok pendukung liyan.

Dua kelompok lainnya, yakni fans dan flaneur, bersifat lebih cair dan cenderung terbentuk dari konsumerisme industri olahraga dengan produk sebagai jembatan antara klub dengan potensi pasar pendukungnya. Pendekatan bisnis dan gaya hidup modern lebih kental pada pola relasi klub dengan fans dan flaneur.

Baca Juga: Persis Solo Terdegradasi Musim Depan!

Dalam taksonomi tersebut, pendukung Persib Bandung bisa diklasifikasikan pada kategori supporter dan follower. Ikatan identitas yang berkelindan antara kedekatan wilayah dan tradisi turun-temurun menjadikan entitas Persib Bandung tidak lagi sebatas klub sepak bola.

Dalam pandangan pendukungnya, Persib Bandung adalah marwah dan harga diri.

Identitas Mengakar

Identitas kultural Persib Bandung ini tidak dapat dilepaskan dari sejarah panjang keberadaan klub di Tatar Sunda itu.

Baca Juga: Kota Bandung Meriah Setelah Persib Bandung Juarai Super League 2025/2026

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: IRA WP

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB

Houthi, Sekutu Iran di Yaman Serang Arab Saudi.

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:03 WIB

Iran Menyerang Aset Militer Amerika di Bahrain

Senin, 13 Juli 2026 | 19:08 WIB
X