Sukses Digelar, Mai Hang Food Festival 2025 Jadi Momentum Kebangkitan Kuliner Flores

photo author
Dinda Virgia Yurendira, Warta Pesona
- Selasa, 2 Desember 2025 | 14:58 WIB
Mai Hang Food Festival & Weekend at Parapuar - WartaPesona.com (Dok. Marhenparekraf)
Mai Hang Food Festival & Weekend at Parapuar - WartaPesona.com (Dok. Marhenparekraf)

WartaPesona.com - Mai Hang Food Festival & Weekend at Parapuar yang di gelar oleh Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) menuai ke suksesan.

Event ini diselenggarakan pada Sabtu, 29 November 2025 di kawasan Natas Parapuar dan ecent ini sukses dengan berhasil menarik ribuan pengunjung dan melibatkan 40 UMKM kuliner di sekitar Labuan Bajo Flores.

Pada festival ini menawarkan sentuhan rasa dengan sentuhan buaya lokal yang digabung dengan buaya populer yang dimana pengunjung menikmati berbagai hidangan dari UMKM.

Takhanya itu,  pengunjung juga menyaksikan berbagai atraksi seni dari Sanggar Lino dan Sanggar TateKindArt Labuan Bajo yang tampil bersama Embongpara siswa siswi SMKN 3 Komodo Manggarai Barat.

Suasana semakin meriah dengan kehadiran adanya musisi lokal Kribo Band dan DJ Jefry yang menghibur para pengunjung hingga malam hari.

Baca Juga: Kadin: Reformasi Ekonomi Mikro Jadi Pondasi Pertumbuhan Nasional

Sebagai bagian dari kampanye penguatan pangan lokal, event ini juga menghadirkan demo masak oleh Chef Jo dan Chef Roni, yang memperkenalkan dua kuliner khas: Ra’a Rete (makanan tradisional khas Bajawa, berupa nasi yang dicampur dengan ayam dan kelapa parut sangrai) serta Muku Loto (makanan khas Nagekeo berupa hidangan berbahan dasar pisang dan rempah).

Kedua sajian ini menjadi sorotan karena keunikannya dan semakin memperkaya ragam pengalaman kuliner di Parapuar.

Dwi Marhen Yono selaku Plt. Direktur Utama BPOLBF, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat.

Ia juga menegaskan bahwa Mai Hang Food Festival & Weekend at Parapuar merupakan ruang yang mampu menghidupkan kreativitas masyarakat.

“Mai Hang Food Festival & Weekend at Parapuar kembali menunjukkan bahwa Labuan Bajo bukan hanya destinasi wisata bahari, tetapi juga rumah bagi kuliner lokal, UMKM kreatif, dan budaya yang kaya, yang dapat dinikmati di kawasan perbukitan Labuan Bajo.

Ia juga mengungkapkan bahwa Labuan Bajo bukan hanya laut, nuansa perbukitan dengan pemandangan hamparan kota Labuan Bajo di malam hari seperti di Parapuar sangat memanjakan mata.

Kehadiran ratusan pengunjung dan puluhan UMKM saat ini adalah bukti bahwa ruang-ruang publik seperti Natas Parapuar sangat dibutuhkan untuk menggerakkan ekonomi masyarakat.

Kegitan ini juga turut dihadiri oleh Wakil 1 Abang dan None Jakarta 2025, Abang Renal dan Non Miskah yang memberikan kesan mendalam mengenai kunjungan mereka ke Labuan Bajo.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dinda Virgia Yurendira

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB
X