Wapres Gibran Tegaskan Peran Industri Manufaktur sebagai Pilar Pertumbuhan Ekonomi Nasional

photo author
Anne Ardianti, Warta Pesona
- Kamis, 22 Mei 2025 | 10:12 WIB
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming mengunjungi pabrik elektronika PT Pembina Galindra Electric Co. di Kawasan Bekasi International Industrial Estate (BIIE), Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu (21/05/2025). (Foto: Setneg.go.id)
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming mengunjungi pabrik elektronika PT Pembina Galindra Electric Co. di Kawasan Bekasi International Industrial Estate (BIIE), Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu (21/05/2025). (Foto: Setneg.go.id)

WartaPesona.com- Bekasi, Jawa Barat — Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, menekankan pentingnya sektor industri manufaktur sebagai salah satu pilar utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Hal ini disampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke fasilitas produksi PT Pembina Galindra Electric Co. yang terletak di Kawasan Industri Internasional Bekasi (BIIE), Cikarang Selatan, Rabu (21/05/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Wapres meninjau langsung proses produksi perangkat elektronik dan menyampaikan pesan strategis mengenai urgensi penguatan industri domestik di tengah tantangan global yang semakin kompleks. Ia menyoroti pentingnya keberlanjutan, inovasi teknologi, serta peningkatan daya saing industri lokal.

Baca Juga: Presiden Prabowo Tegaskan Reformasi Regulasi Demi Kedaulatan Energi Nasional

“Industri manufaktur adalah ujung tombak dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan ekspor, dan mendorong kemandirian ekonomi. Kita harus pastikan industri kita semakin efisien dan kompetitif,” ujar Wapres.

Lebih lanjut, Wapres Gibran mendorong percepatan penerapan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam setiap proses produksi sebagai upaya memperbesar nilai tambah dari dalam negeri.

Ia menyatakan bahwa pemerintah akan terus memberikan dukungan terhadap industri yang memiliki komitmen pada penggunaan komponen lokal.

Baca Juga: Presiden Prabowo Nyatakan Babak Baru Energi Nasional di IPA Convex 2025: Kolaborasi Menuju Masa Depan Rendah Karbon

Tak hanya itu, Wapres juga menekankan pentingnya keterpaduan antara dunia usaha dan pendidikan vokasi.

Menurutnya, pelibatan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam praktik industri akan menciptakan sumber daya manusia yang lebih siap menghadapi tuntutan pasar kerja.

“Kita tidak hanya bicara mesin dan teknologi. Kita bicara tentang manusianya—tentang anak-anak muda yang harus kita siapkan sejak dini agar mampu bersaing secara global,” tambah Wapres.

Baca Juga: Rencana Diet Sehat yang Mudah Diikuti: Panduan Praktis untuk Gaya Hidup Lebih Baik

Sementara itu, pihak manajemen perusahaan menyambut baik arahan tersebut. Direktur PT TOA Galva Industries, Asep Saleh, mengungkapkan bahwa perusahaannya telah lama menjalankan kemitraan dengan institusi pendidikan melalui program magang dan pelatihan kerja.

Ia juga menegaskan komitmen perusahaannya untuk terus mendukung kebijakan pemerintah dalam mendorong TKDN.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB
X