Nanas dan Perannya sebagai Pelindung Alami Tubuh dari Serangan Radikal Bebas

photo author
Anne Ardianti, Warta Pesona
- Rabu, 30 April 2025 | 11:15 WIB
Buah Nanas. (Foto: freepik.com)
Buah Nanas. (Foto: freepik.com)

WartaPesona.com- Dalam dunia buah-buahan tropis, nanas kerap kali dianggap sebagai camilan manis yang menyegarkan di siang hari yang panas.

Namun, di balik tampilan berdurinya yang eksotis dan rasa manis-asam yang menggoda, tersimpan kekuatan besar yang sering luput dari perhatian: kemampuan nanas dalam menangkal radikal bebas melalui kandungan antioksidannya.

Radikal bebas adalah molekul tak stabil yang secara alami terbentuk dalam tubuh akibat proses metabolisme dan juga dari paparan luar seperti polusi, sinar UV, dan bahan kimia berbahaya.

Baca Juga: Presiden Prabowo Tegaskan Reformasi BUMN dan Solidaritas Palestina dalam Pertemuan Strategis di Istana Merdeka

Ketika jumlah radikal bebas ini tidak dikendalikan, tubuh akan mengalami apa yang disebut sebagai stres oksidatif, yaitu kondisi yang dapat merusak sel, protein, dan DNA.

Dampaknya bisa sangat serius — mulai dari penuaan dini hingga timbulnya penyakit kronis seperti jantung koroner, kanker, gangguan imun, hingga diabetes tipe 2.

Disinilah peran penting nanas mulai bersinar. Buah ini mengandung sejumlah antioksidan kuat seperti flavonoid dan senyawa fenolik, dua komponen aktif yang terbukti mampu menetralkan radikal bebas sebelum mereka sempat merusak jaringan tubuh.

Baca Juga: Kurma Basah: Buah Kaya Nutrisi dengan Segudang Manfaat untuk Kesehatan Tubuh

Yang membuat nanas istimewa, banyak dari antioksidan yang dikandungnya bersifat terikat (bound antioxidants), artinya mereka tidak langsung diserap tubuh, melainkan dilepaskan secara perlahan dalam sistem pencernaan. Mekanisme ini memberi efek perlindungan jangka panjang dan berkelanjutan.

Beberapa studi awal pada hewan, seperti yang dilaporkan dalam jurnal Nutrition & Metabolism, menemukan bahwa konsumsi ekstrak nanas dapat memberikan perlindungan terhadap jantung dan sistem pembuluh darah.

Ini bukan hal yang mengejutkan, mengingat flavonoid memang dikenal luas dalam dunia medis sebagai zat pelindung kardiovaskular yang dapat menurunkan risiko peradangan dan pembentukan plak di arteri.

Baca Juga: Stroberi: Buah Kaya Serat dan Antioksidan untuk Daya Tahan Tubuh yang Optimal

Walaupun data ilmiah pada manusia masih terbatas, potensi manfaat nanas sebagai bagian dari pola makan sehat semakin mendapat sorotan.

Ditambah lagi, nanas juga mengandung bromelain — enzim alami yang memiliki sifat antiinflamasi dan mendukung pencernaan — menjadikannya buah multifungsi yang tidak hanya nikmat, tetapi juga menyembuhkan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Sumber: halodoc

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB
X