Kolaborasi Kementerian UMKM dan Ketenagakerjaan untuk Pemberdayaan Wirausaha Melalui Balai Latihan Kerja

photo author
Anne Ardianti, Warta Pesona
- Jumat, 31 Januari 2025 | 22:49 WIB
Menteri UMKM Maman Abdurrahman seusai melakukan pertemuan dengan Menteri Ketenagakerjaan di Gedung SMESCO Indonesia, Jakarta, Jumat (31/01). (Foto: umkm.go.id)
Menteri UMKM Maman Abdurrahman seusai melakukan pertemuan dengan Menteri Ketenagakerjaan di Gedung SMESCO Indonesia, Jakarta, Jumat (31/01). (Foto: umkm.go.id)

WartaPesona.com- Jakarta, Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman dan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli sepakat untuk memberdayakan UMKM sebagai upaya meningkatkan kualitas wirausaha melalui pemanfaatan Balai Latihan Kerja (BLK).

Kolaborasi ini bertujuan untuk menciptakan pengusaha yang berkualitas dan meningkatkan daya saing tenaga kerja di seluruh Indonesia.

Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis yang mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki oleh kedua kementerian.

Baca Juga: Jus Plum: Minuman Segar untuk Mendukung Program Diet dan Menurunkan Berat Badan

"Kami ingin membangun kolaborasi yang saling melengkapi. Apa yang tidak kami miliki, ada di Kementerian Ketenagakerjaan, begitu juga sebaliknya," ujarnya saat pertemuan dengan Menteri Ketenagakerjaan di Gedung SMESCO Indonesia, Jakarta, pada Jumat (31/01).

Salah satu langkah nyata dari kolaborasi ini adalah pelatihan kewirausahaan serentak di seluruh Indonesia, dengan target peserta antara 5.000 hingga 10.000 pengusaha UMKM.

Program pelatihan ini akan menggunakan fasilitas BLK yang dikelola oleh Kementerian Ketenagakerjaan, serta modul pelatihan yang dirancang untuk memudahkan tenaga kerja beralih menjadi wirausaha.

Baca Juga: Kayu Manis: Rempah Ajaib untuk Meringankan Nyeri Haid

Menteri UMKM berharap, program ini dapat segera direalisasikan dengan pilot project yang dimulai dalam tiga bulan ke depan.

Selain program pelatihan, kedua kementerian juga merencanakan integrasi program yang ada di rumah produksi bersama dan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) dengan pemanfaatan infrastruktur BLK.

Langkah ini bertujuan memberikan ruang bagi UMKM untuk berkembang tanpa perlu membangun infrastruktur baru.

Menteri Maman mengungkapkan, kolaborasi ini selaras dengan arahan Presiden agar kementerian-kementerian bekerja sama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Dengan adanya dukungan penuh dari Kementerian Ketenagakerjaan, tugas kami di Kementerian UMKM menjadi lebih ringan," tuturnya.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyambut baik kerja sama ini dan menekankan pentingnya pemberdayaan UMKM dalam mengatasi masalah ketenagakerjaan.

"Kewirausahaan harus terus ditumbuhkan agar lahir wirausaha baru yang mampu menyerap tenaga kerja," katanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB
X