WartaPesona.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengumumkan bahwa empat kru KAI telah meninggal dunia dalam insiden tabrakan kecelakaan Kereta KA Turangga dan KA Lokal Bandung Raya di Petak Jalan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Jumat (5/1) sekitar pukul 06.03 WIB.
Wakil Presiden Direktur Sekretaris Perusahaan KAI, Raden Agus Dwinanto Budiadji, menyampaikan rasa belasungkawa sekaligus mengapresiasi kontribusi para kru terhadap KAI.
Keempat kru yang meninggal dalam Kecelakaan Kereta Api (KKA) tersebut, antara KA Turangga relasi Surabaya Gubeng – Bandung, dan Commuterline Bandung Raya, melibatkan Masinis, Asisten Masinis, Pramugara, dan Sekuriti.
"Kami sangat berduka atas meninggalnya sejumlah petugas KA akibat kecelakaan tersebut. Kami sangat mengapresiasi jasa mereka yang telah berkontribusi terhadap perusahaan," kata Raden Agus Dwinanto Budiadji dalam keterangan resmi pada Jumat (5/1).
Sebelumnya, Kepala Bidang Humas Polda Jabar, Ibrahim Tompo, menginformasikan bahwa tabrakan antara KA Turangga dan KA Lokal Bandung Raya telah merenggut tiga korban jiwa, semuanya merupakan kru kereta api. Korban tersebut melibatkan masinis KA Lokal Bandung Raya, asisten masinis KA Lokal Bandung Raya, dan pramugara KA Turangga.
"Untuk sementara korban diduga meninggal dunia, yaitu Masinis KA KRD Lokal Padalarang Cicalengka a.n Julian Dwi Setiono, Asisten Masinis KA KRD Lokal Padalarang - Cicalengka a.n Ponisan, dan Pramugara KA Turangga a.n Andrian 22 tahun," kata Ibrahim Tompo dalam keterangan resmi pada Jumat (5/1).
kBaca Juga: Strategi Ekspansi: Erick Thohir Dorong Pengembangan Kereta Cepat hingga Surabaya
Pihak berwenang juga melaporkan adanya 28 korban luka-luka yang semuanya telah dievakuasi ke RSUD Cicalengka.
Kapasitas penumpang dari masing-masing kereta api adalah 287 orang untuk KA Turangga dan 191 orang untuk KA Lokal Bandung Raya.
Dalam kecelakaan ini, satu lokomotif terlihat rusak parah, sementara lokomotif lainnya terangkat ke atas dan terlihat miring bahkan jatuh ke petak sawah.
Hingga saat ini, seluruh stakeholder terkait, mulai dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub), KAI, KAI Commuter, Basarnas, TNI, hingga Polri, masih aktif dalam evakuasi gerbong yang rusak untuk memastikan perjalanan KA dapat beroperasi dengan normal.
Baca Juga: Sandiaga Uno Tingkatkan Minat Wisata dengan Kereta Cepat Whoosh Membidik Sukses di Tahun 2023
Pandangan Netizen
Akun x.com, @MasMasBiassaa juga memberikan pandangannya atas kejadian kecelakaaan ini.
"Kejadian pagi ini di sinyal masuk stasiun cicalengka....KA turangga vs KA baraya...masinis gugur. Usut tuntaslah, masa sistem interlock nya ngak berjalan....terakhir adu kambing gini di ketanggungan brebes & langsung di sistem interlock," ungkap akun @MasMasBiassa.
Ia juga memberikan komentarnya tentang sistem interlock yang seharusnya berjalan dengan baik.
Artikel Terkait
Sinopsis Film The Spy Who Dumped Me: Intrik Internasional Penuh Aksi dan Teka-teki!
Manfaat Buah Mangga dengan 3 Variasi Ide Minuman Segar dan Sehat, Ini Resepnya Bisa Bikin dari Rumah
Prabowo Tunda Beli 12 Jet Bekas Qatar Karena Keterbatasan Fiskal. Ekonom UI Ini Pernah Mengingatkan