WartaPesona.com - Saat ini operasi bedah di rumah sakit Indonesia bisa dilakukan jarak jauh dengan teknologi robotik telesugeri, termasuk di Indonesia.
Pemerintah RI dan Iran, baru-baru ini bahkan bekerja sama mengembangkan teknologi robotik telesugeri tersebut.
Teknologi mutakhir sistem robotik telesugeri ini dikembangkan oleh para ahli terkemuka di bidangnya, untuk merevolusi kegiatan operasi bedah.
Dokter spesilais ahli bedah RSUP Dr Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Dr Reno Rudiman, SpB-KBD MSc, mengatakan telesugeri adalah pembedahan jarak jauh.
Baca Juga: Beragam mitos malam Jumat Kliwon yang mungkin menarik Anda ketahui
Dengan telesugeri itu memungkinkan dokter bedah melakukan operasi di tempat berbeda, dengan pasien yang dioperasi.
Tidak hanya berbeda ruangan atau rumah sakit, namun juga melintasi batas geografis suatu negara selama ada jaringan yang mendukung.
Dilansir dari kanal YouTube Kementerian Kesehatan RI, sistem bedah teleskopik robotik atau telesugeri ini bekerja dengan konektivitas kecepatan bandwidth 5G, yang mampu mengaktifkan teknologi pencitraan dan penginderaan canggih.
Sistem tersebut memberikan tampilan definisi tinggi dari lokasi benda, dan memungkinkan visualisasi dan akurasi lebih baik bagi ahli bedah.
Dengan konsol-kontrol yang intuitif, ahli bedah dapat memanipulasi lengan robotik dengan presisi halus, dan replikasi gerakan yang real time.
Umpan balik haptik sistem memastikan ahli bedah dapat merasakan resistensi jaringan, dan mengerahkan kekuatan yang tepat, sehingga memberikan pengalaman bedah yang benar-benar imercy.
Teknologi robotik telesugeri ini memungkinkan gerakan robot sangat halus dan presisi, sehingga mampu melakukan operasi yang kompleks secara remote.
Lengan robot mampu melakukan traksi jaringan dan kauteterisasi jaringan.