tekno

Bioinsektisida pengganti pestisida sintetis yang lebih aman bagi manusia, bisa untuk tanaman apa saja

Kamis, 6 Juli 2023 | 06:25 WIB
Petani melakukan penyemprotan hama dengan bioinsektisida. (freepik.com)

WartaPesona.com - Penggunaan pestisida kimia sintetis bisa berdampak negatif terhadap lingkungan dan manusia. Sebagai gantinya, bisa menggunakan bioinsektisida.

Bioinsektisida menjadi salah satu solusi pertanian yang ramah lingkungan, dan efektif mengendalikan hama.

Bioinsektisida pengendali hama ini adalah formulasi yang mengandung mikroorganisme seperti bakteri, virus, atau jamur, serta produk metabolit yang dapat mengendalikan hama.

Baca Juga: Menteri PPPA Bintang Puspayoga apresiasi pemberdayaan perempuan di Desa Wedomartani Sleman Yogyakarta

Bioinsektisida bekerja dengan cara yang berbeda-beda, termasuk melalui infeksi, racun, atau mengganggu siklus hidup hama.

Keuntungan utama bioinsektisida adalah minimnya dampak yang ditimbulkan terhadap organisme non-target seperti manusia, hewan, dan serangga yang menguntungkan.

Bioinsektisida ini menjadi alternatif yang lebih aman dan ramah lingkungan dari pestisida kimia sintetis.

Hal itu karena bioinsektisida bisa terurai dengan cepat dan tidak meninggalkan residu berbahaya dalam tanah atau air.

Bioinsektisida cenderung memiliki risiko rendah terhadap kesehatan manusia dan hewan peliharaan.

Baca Juga: Cenil - Manisnya Gurihnya Kue Tradisional Indonesia

Dengan begitu, petani dan pekerja pertanian bisa bekerja tanpa khawatir akan paparan pestisida yang berbahaya.

Bioinsektisida dirancang untuk menargetkan hama tertentu tanpa membahayakan serangga yang menguntungkan, atau predator alami yang membantu mengendalikan populasi hama.

Dalam jangka panjang, penggunaan bioinsektisida membantu menjaga keseimbangan ekosistem pertanian.

Serangga yang menguntungkan seperti lebah dan kupu-kupu, dapat bertahan dan membantu penyerbukan dan pengendalian hama alami.

Halaman:

Tags

Terkini