WartaPesona.com - Anggota parlemen AS mengkritik Tiktok CEO Shou Zi Chew pada hari Kamis, 23 Maret 2023, selama lima jam, tentang pengaruh potensial China pada platform tersebut dan merusak kesehatan mental anak-anak dan keamanan nasional.
Kesaksian Tiktok CEO Shou Zi Chew di depan Kongres tidak membantu meredakan kekhawatiran AS dan menambahkan seruan untuk melarang platform tersebut secara nasional.
Tiktok CEO Shou Zi Chew membantah bahwa aplikasi tersebut membagikan data atau memiliki koneksi dengan Partai Komunis China dan mengklaim telah membangun firewall untuk melindungi data pengguna Amerika.
Baca Juga: Xiaomi 13: Alternatif Premium untuk Penggemar Android dengan Gaya Desain Apple
Siapakah sosok TikTok CEO Shou Zi Chew?
Pada Maret 2021, TikTok menunjuk Shou Zi Chew sebagai CEO barunya, menggantikan Kevin Mayer yang mengundurkan diri pada Agustus 2020 setelah hanya menjabat selama tiga bulan.
Tiktok CEO Shou Zi Chew, yang sebelumnya menjabat sebagai CFO dari perusahaan induk TikTok, ByteDance, adalah seorang eksekutif teknologi yang berpengalaman dengan banyak pengalaman di bidang keuangan dan strategi.
Penunjukan Chew datang pada saat yang kritis bagi TikTok, saat aplikasi ini terus menghadapi pengawasan dari regulator dan pesaing. Meskipun pertumbuhannya yang pesat dalam beberapa tahun terakhir, TikTok juga menghadapi tantangan, termasuk tuduhan sensor, kekhawatiran privasi data, dan ketegangan geopolitik.
Namun, latar belakang Tiktok CEO Shou Zi Chew di bidang keuangan dan strategi memposisikannya dengan baik untuk menavigasi tantangan ini dan membantu TikTok terus bergerak maju. Sebelum bergabung dengan ByteDance, Chew memegang posisi kepemimpinan di Xiaomi, di mana ia membantu perusahaan go public pada tahun 2018, dan perusahaan investasi DST Global.
Penunjukan Tiktok CEO Shou Zi Chew juga mencerminkan tren yang lebih luas dalam industri teknologi, di mana semakin banyak perusahaan mencari pemimpin dengan latar belakang keuangan dan strategi untuk membantu mereka menghadapi tantangan kompleks di era digital yang terus berkembang.
Sebagai Tiktok CEO Shou Zi Chew diharapkan dapat membawa keahlian dan pengalaman yang diperolehnya dari peran sebelumnya untuk membantu TikTok mengatasi tantangan yang dihadapinya dan terus berkembang di pasar yang semakin kompetitif.
Sejak diangkat menjadi CEO TikTok, Chew telah mengambil langkah-langkah strategis untuk memperkuat bisnis TikTok, termasuk dengan merestrukturisasi tim manajemen dan memperluas kehadiran global TikTok. Salah satu upaya terbaru yang dilakukan oleh Tiktok CEO Shou Zi Chew adalah dengan membuka kantor baru TikTok di Singapura, yang diharapkan dapat memperkuat kehadiran TikTok di Asia.