WartaPesona.com - Secara awam Spyware sering disebut virus berbahaya yang bisa mencuri data pribadi, termasuk kata sandi, dan data perbankan.
Cara kerja Spyware mencuri data pribadi adalah dengan merekam semua aktivitas pengguna perangkat yang menjadi korbannya.
Spyware bekerja dengan memantau semua aktivitas korbannya, dan menyalin kata sandi dan apa saja yang diketik di perangkat korban.
Baca Juga: Tips sederhana menjaga kesehatan kulit, hasil sempurna, tanpa pembersih mahal
Sejenis malware yang disebut Spyware ini bersembunyi di perangkat dan secara diam-diam merekam informasi, dan melacak aktivitas online pengguna yang menjadi korbannya.
Beberapa jenis Spyware bahkan ada yang bisa mengakses kamera dan mikrofon untuk mengawasi dan merekam aktivitas korban di perangkat.
Spyware biasanya menginfeksi perangkat komputer atau handphone ketika secara tidak sengaja menginstal file berbahaya.
Pelaku kejahatan siber biasanya juga menggunakan malware Spyware ini untuk mencuri data sensitif korban.
Ada banyak jenis spyware yang bisa menyerang perangkat handphone dan komputer. Beberapa di antaranya adalah Adware, Keylogger, Infostealer, Red Shell, dan Cookies.
Adware secara otomatis menampilkan iklan, dan secara diam-diam memasang dirinya sendiri di komputer atau perangkat handphone, dan memata-matai riwayat penelusuran.
Keylogger, bisa mencatat semua tombol yang ditekan oleh pengguna dan menyimpan informasinya dalam file log terenkripsi.
Spyware Keylogger ini mengumpulkan semua yang diketik oleh pengguna di perangkat komputer atau handphone, termasuk pesan teks, email, nama pengguna, dan kata sandi.
Infostealer mengumpulkan informasi dari komputer atau sistem seluler.