Agrowisata untuk Memperkenalkan Hasil Alam
Beberapa desa wisata di Pulau Sibandang menjadikan agrowisata sebagai salah satu potensi wisata yang dapat dikembangkan.
Baca Juga: Inilah 4 Fakta Menarik Ajang F1PowerBoat Lake Toba Akan digelar di Danau Toba, Berikut Infonya
Pulau Sibandang memiliki sumber daya alam yang melimpah dan sebagian besar penduduknya bekerja sebagai petani. Terdapat perkebunan kopi, kakao, serta mangga yang dapat dinikmati wisatawan.
Selain menjadi salah satu solusi untuk memperkenalkan hasil bumi kepada tamu yang datang, agrowisata juga menyediakan peluang usaha dan membuka lapangan pekerjaan baru bagi warga desa.
Perkebunan Mangga Udang dapat ditemukan di Desa Sibandang dan Papande. Salah satunya, milik Partahian Siregar di Desa Papande.
Baca Juga: Angela Tanoesoedibjo Wamenparekraf Tinjau Kesiapan Infrastruktur Pelaksanaan F1H2O di Danau Toba
Buah yang beraroma harum ini menjadi salah satu ciri khas dari Pulau Sibandang dan wisatawan bisa memetiknya langsung di kebun.
Uniknya, mangga ini dapat disantap langsung bersama kulitnya. Satu kilogram mangga udang dijual seharga Rp 15.000.
Biasanya, buah ini dipanen setiap bulan Juni dan tiap kali jumlahnya bisa mencapai 14 keranjang dengan berat sekitar 50 kilogram per keranjang. Sebagian besar buah ini dikirim ke wilayah Parapat.
Baca Juga: Kemenpora Beri Dukungan F1 Powerboat Danau Toba Jadi Ajang Bagi Kemajuan Olahraga Air di Indonesia
Kain Ulos Produksi Masyarakat
Selain agrowisata, terdapat pula industri rumahan kain ulos yang menjadi sumber penghasilan warga dari sektor pariwisata.