Birdwatching
Kunjungan ke Raja Ampat akan kurang lengkap jika tidak meluangkan waktu untuk menikmati aktivitas birdwatching di Warkesi Park, Pulau Waigeo. Pulau ini merupakan habitat asli bagi beragam spesies burung endemik, mulai dari maleo waigeo hingga cendrawasih merah. Untuk dapat menyaksikan burung cendrawasih merah, kita perlu mendaki hingga ketinggian 700 meter.
Cendrawasih merah, atau yang juga dikenal sebagai burung surga (Red Bird of Paradise), memiliki ciri khas tersendiri. Warna merah yang mencolok, ekornya yang panjang, dan paruhnya yang berwarna kuning.
Ketika burung jantan dan betina bertemu, burung jantan akan bersaing memperebutkan hati burung betina dengan bermain dan menari di atas cabang pohon. Suara mereka yang merdu dan semangat menandakan bahwa burung jantan sedang berusaha memikat burung betina. Saat yang sangat istimewa untuk disaksikan!
Aktivitas bermain dan menari ini bisa dinikmati sekitar pukul 06.00 hingga 08.00, dan pada pukul 15.00 hingga 16.00. Pada siang hari, burung cendrawasih biasanya mencari makan di luar wilayah tersebut.
Desa Arborek
Jika ingin merasakan tinggal di pulau dan berinteraksi dengan warga lokal, kunjungi Desa Arborek. Saat tiba di desa yang hanya seluas 7,2 hektare ini, kita akan disambut dengan pantai pasir putih yang mengelilingi desa, pohon kelapa, dan hutan bakau yang berjajar di sepanjang pantai selatan dan barat.
Semua penduduknya ramah dan bersahabat, dan berbagai aktivitas menarik bisa dilakukan di desa ini. Selain itu, snorkeling dan diving juga sangat disarankan untuk dicoba di desa ini.
Ada sembilan homestay yang berlokasi tepat di pinggir laut, sehingga kita bisa menikmati keindahan matahari terbit dan matahari terbenam. Dalam kesempatan yang beruntung, pengunjung juga bisa melihat ikan kecil, walking shark, dan berbagai jenis biota laut lainnya di sekitar kawasan homestay.
Baca Juga: Sandiaga Uno Menparekraf Kunjungi Destinasi Wisata Budaya di Singkawang Kalbar
Sawandarek dan Yenbuba