1 | Menyaksikan Tarian Khas Manggarai dan Mencicipi Tuak Lokal
Kampung Budaya Compang To'e Melo menyiapkan upacara penyambutan bagi Sobat Pesona yang berkunjung bersama dengan rombongan. Saat tiba di lokasi, para wisatawan akan disambut dengan tarian khas Manggarai, yakni Tari Caci. Tarian ini dibawakan oleh para pria asli Kampung Budaya Compang To'e Melo dengan menggunakan konstum tradisional.
Para penari menggunakan topi dan membawa pecut serta tameng. Gerakan pada Tari Caci mirip seperti tarian perang dengan para penari saling memberikan perlawanan, saling serang, dan saling cambuk. Tari Caci memiliki nilai filosofis, yakni sebagai wujud rasa syukur terhadap Tuhan sebagai Sang Pencipta semesta.
Selain itu, para wisatawan juga akan disuguhkan sopi atau tuak lokal dari pohon enau dan pinang sirih. Menurut Yosef, perjamuan sofi atau tuak lokal ini merupakan bentuk penghormatan warga kepada para wisatawan yang datang berlibur ke desa mereka. Sebagai tradisi yang sudah dilakukan secara turun temurun, perjamuan tuak tetap dilanjutkan hingga hari ini. "Tujuannya untuk menjalin keakraban dan sebagai bentuk penghormatan kami kepada tamu. Perjamuan sofi sebagai wujud bahwa kami menganggap saudara kepada tamu yang datang," tuturnya.
2 | Menikmati Wisata Alam Eksotis dari Atas Ketinggian