pesona-kuliner

Surya Abduh, Berawal dari Freelance Fashion Stylist, Kini Menjadi Fashion Designer yang Menjaga Wastra Lokal

Minggu, 15 Januari 2023 | 23:12 WIB
Surya Abduh, Tenggelam dari Tenunan, Wastra dan Busana Indonesia (Pesona E-Magazine)

Tak disangka, unggahannya berhasil mengundang minat banyak orang, juga mendatangkan customer yang mempercayai Surya Abduh untuk merancang busana mereka.

Baca Juga: Nila Tanzil, Memberdayakan Tenaga Kerja Sektor Pariwisata dengan Social Enterprise

Rancangan busana Surya Abduh mengadopsi gaya kebaya klasik dengan sentuhan budaya Tiongkok.

Gabungan yang unik ini kemudian ia jadikan sebagai sebuah mahakarya yang berjudul “Tenggelam dalam Rindu” dengan tagline ‘melukis menggunakan  9 macam benang.’

Kombinasi busana Indonesia dengan pengaruh budaya Tiongkok ini kemudian ia aplikasikan pada setiap karyanya.

Baca Juga: Sandiaga Uno : Maksimalkan Peran Sarhunta Sebagai Akomodasi Wisatawan, Pariwisata Bisa Menyentuh Masyarakat

Surya Abduh turut berbagi cerita mengenai latar belakang penggunaan bordir yang menjadi ‘anak emasnya’.

Ia mengaku bahwa bordir menjadi hal utama dalam rancan- gannya, karena bordir membolehkannya untuk menyampai- kan kisah perjalanan hidup melalui berbagai aspek.

Dalam teknik bordirnya, Surya Abduh menggabungkan teknik bordir khas Tasikmalaya, Jawa Barat, dengan Bukittinggi, Sumatera Barat.

Baca Juga: Catatan Suksesnya Event MotoGP Mandalika 2022, Mengharumkan Nama Indonesia dengan Event Kelas Dunia

Ia menekankan bahwa ia ingin mendorong masyarakat tanah air untuk menggunakan bordir agar kelestariannya tetap terjaga.

Lini brand Surya Abduh terbagi atas tiga buah brand, yaitu Surya Abduh Deluxe Collection sebagai brand utama, diikuti dengan Peranakan by Surya Abduh, dan Kinasih Sangking Surya Abduh.

Produk yang menjadi best seller dalam Surya Abduh Deluxe Collection adalah mahakaryanya yang berjudul “Tenggelam dalam Rindu” atau ”Kasmaran”, yang merupakan layanan custom made yang ia tawarkan kepada customer.

Baca Juga: Stevi Item, Mengeksplorasi Kekayaan Alam Indonesia Sambil Touring

Mahakarya ini kerap menceritakan kisah hidup dari sang customer, sehingga tiap busana menyimpan emotional value tersendiri yang menjadikan busana tersebut sebagai sebuah karya yang personal.

Halaman:

Tags

Terkini