WartaPesona.com - Dalam menyambut MotoGP 2022 di Mandalika International Street Circuit, Kemenparekraf telah melakukan berbagai macam persiapan mulai dari melakukan peningkatan infrastruktur dan penataan kawasan melalui kolaborasi dengan KemenPUPR, ITDC, dan Pemerintah, memfasilitasi pameran UMKM yang berlokasi di area sirkuit seperti Gate 1, Parkir Barat dan Parkir Timur, serta penyediaan media display produk melalui inovasi planogram dan vending machine yang memudahkan pengunjung untuk melakukan transaksi.
Tidak hanya itu, Kemenparekraf juga berkolaborasi dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) untuk memetakan persebaran akomodasi di NTB dan mendata tingkat okupansinya guna memastikan ketersediaan kamar hotel, homestay, dan Sarhunta, menyiapkan paket wisata hasil kerja sama dengan Pemprov NTB, melakukan pendampingan go digital bagi desa-desa wisata, menyiapkan landing page MotoGP pada owned media (Indonesia.travel), dan berkolaborasi dengan lkatan Motor Indonesia Mobility untuk menyiapkan side event Ride to MotoGP 2022 demi memeriahkan penyelenggaraan MotoGP di Mandalika.
Baca Juga: Wae Rebo, Pesona Desa Adat di Pulau Flores
Ride to MotoGP 2022 mendatangkan berbagai tokoh sebagai punggawa touring seperti Joel Deksa Mastana, Harry Kumoro Sujarwo, Rudy Tahiyan, Budi M. Kadri, dan Ajisela Agripina.
Tokoh-tokoh tersebut merupakan anggota dari sejumlah komunitas otomotif seperti lkatan Motor Indonesia, komunitas motor dari Kereta Api Logistik, Kedutaan Besar Laos, dan Michelin.
Seperti dikutip dari artikel di Pesona E-Magazine Edisi 1 2022 bahwa rute perjalanan Ride to MotoGP 2022 bersinggungan dengan jalur Trans Jawa yang dimulai dari Kota Jakarta sebagai titik kumpul kemudian melalui sejumlah kota yang tersebar di Pulau Jawa dengan titik pemberhentian di Semarang, Probolinggo, dan Banyuwangi.
Di titik pemberhentian tersebut, para tamu rombongan turut singgah di beberapa rumah makan yang direkomendasikan untuk menikmati hidangan khas dari daerah-daerah tersebut seperti RM Sate H. Moei, dan RM Rawon Nguling.
Baca Juga: Morotai, Surga Tropis di Maluku Utara Keindahan Yang Luar Biasa
Mereka juga mengunjungi objek wisata Desa Wisata Gunung Jae yang digunakan sebagai tempat menyantap hidan - gan khas daerah sekaligus tempat menginap bagi para tamu rombongan touring.
Pada lokasi tersebut, para tamu dapat menikmati berbagai kegiatan menarik seperti bermain dan bersantai di pinggir danau, hingga bermalam di tenda untuk menikmati keasrian alam di Pulau Lombok.
Saat menikmati santapan malam di Desa Wisata Gunung Jae, para tamu rombongan touring disuguhkan pertunjukan musik akustik dan daerah yang menggunakan alat musik tradisional lesung.
Pelaksanaan international sport event MotoGP memberikan dampak yang besar, tidak hanya dari sisi ekonomi tetapi juga dari sisi exposure.