"Namun tidak menutup kemungkinan adanya pembinaan terhadap komoditas lain sesuai dengan tren dan permintaan pasar, misalnya subsektor film, musik, aplikasi dan permainan yang sedang naik daun,” katanya.
Selain itu, Menparekraf Sandiaga mengungkapkan, Kemenparekraf juga menargetkan peningkatan jumlah startup digital. Yaitu 200 startup pada tahun 2022 dan meningkat menjadi 300 startup di tahun 2023.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf/Baparekraf, Henky Manurung; Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf/Baparekraf, Hanifah Makarim; serta Kepala Biro Komunikasi Kemenparekraf/Baparekraf, I Gusti Ayu Dewi Hendriyani. (SA)