WartaPesona.com - Wisata Kawah Ijen Banyuwangi Jawa Timur, kembali popular di dunia seiring ditetapkannya kawasan Gunung Ijen sebagai salah satu UNESCO Global Geopark (UGGp).
Wisata Kawah Ijen di Jawa Timur dengan keindahan api biru, blue flame, dan sebagai kawasan geopark memang sudah terkenal sejak lama.
Namun, keindahan Kawah Ijen Jawa Timur dengan api biru blue flame ini kembali popular di dunia sejak ditetapkannya Gunung Ijen ini sebagai salah satu UNESCO Global Geopark (UGGp).
Baca Juga: HUT Pramuka 2023, Budi Waseso ingatkan tetap solid jaga persatuan jelang tahun politik
Kawasan Wisata Gunung Ijen ditetapkan sebagai UGGp pada sidang tahunan UNESCO di Paris, Prancis, pada Mei 2023 .
Kawah Ijen merupakan salah satu bagian dari destinasi wisata Gunung Ijen paling terkenal di Jawa Timur, yang berada di dua wilayah, yakni Kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso.
Kawah Ijen menjadi daya tarik utama dari semua destinasi geopark di Gunung Ijen, yang merupakan salah satu danau kawah paling asam di bumi dengan api biru yang muncul di daerah solfatara.
Baca Juga: Rainy Days, single terbaru BTS V di album Solo Layover meluncur di YouTube, syahdu
Api biru blue flame Kawah Ijen merupakan satu dari dua fenomena alam serupa yang ada di dunia, yang satunya lagi berada di Islandia.
Kawah ijen terbentuk setelah letusan Gunung Ijen, yang menghasilkan lubang sangat besar di bagian alasnya, dan pada bagian atasnya yang disebut Kaldera Ijen.
Dalam perkembangannya, di tengah kaldera terbentuk danau kawah yang menjadi pusat aktivitas vulkanik saat ini.
Baca Juga: Metlife Stadium di New Jersey jadi lautan pink saat grup girl Kpop Blackpink naik panggung
Gunung Ijen ini merupakan gunung api purba, yang diperkirakan mengalami erupsi besar hingga melemparkan sebagian tubuh gunung yang menjadi gunung-gunung lain di sekitarnya.
Ada Gunung Raung di sebelah barat, dan gunung-gunung lain yang berderet hingga Gunung Merapi di paling ujung timur.