WartaPesona.com - Keberadaan Embung Nglanggeran menambah keindahan destinasi wisata Gunung Api Purba Pathuk, Gunung Kidul, Yogyakarta.
Danau buatan yang disebut Embung Nglanggeran di Gunung Kidul ini menjadi spot wisata menarik untuk menikmati keindahan sunset di senja hari.
Hamparan luas Embung Nglanggeran Gunung Kidul Yogyakarta menyajikan warna air keperakan, yang perlahan berkilau emas ketika sunset mulai memijarkan sinar terakhirnya sebelum tenggelam.
Baca Juga: Hebat, Polwan asal Jawa Timur ini raih lima besar lulusan terbaik Akademi Kepolisian Turki
Namun tak hanya pada sore, wisata Embung Nglanggeran Gunung Kidul ini juga ramai pada siang hari oleh wisatawan domestik.
Pada siang hari itu wisatawan memanfaatkan tempat-tempat teduh di sekitar embung, di ketinggian 500 meter di atas permukaan laut untuk bersantai.
Bagi pasangan muda remaja, panasnya terik matahari tak menghalangi mereka duduk berduaan di dekat embung.
Mereka bercengkrama dengan asyik, sesekali menatap kejauhan ke arah jajaran Gunung Api Purba dan Pegunungan Seribu.
Sementara itu tak jauh dari embung, deretan warung-warung makanan khas Gunung Kidul berjajar rapi di Taman Kuliner Embung Nglanggeran.
Baca Juga: Cara mencegah dan menghilangkan semut yang mengganggu dengan bahan alami
Di tempat itulah wisatawan bisa menikmati indahnya senja hari, sembari menyeruput kopi, teh, dan makanan khas setempat berupa tape gaplek.
Embung Nglanggeran di Gunung Kidul Yogyakarta, sejatinya tak sekadar dibangun sebagai destinasi wisata.
Melainkan sebagai tempat menyimpan cadangan air tadah hujan untuk keperluan irigasi pertanian di musim kering.
Berada di kawasan Gunung Api Purba, Embung Nglanggeran Gunung Kidul diresmikan oleh Gubernur Sri Sultan HB X pada tahun 2013.