WartaPesona.com - Pulau Batanta merupakan satu dari empat pulau indah di Kepulauan Raja Ampat yang terkenal dengan keragaman hayati dan keindahan alamnya.
Meski tak sepopular tiga pulau lainnya di Raja Ampat, Pulau Batanta menyimpan keindahan alam yang tersembunyi.
Pulau Batanta di Kabupaten Raja Ampat, punya destinasi wisata hutan mangrove berusia ratusan tahun, air terjun Warinka Bom, dan 90 spesies anggrek liar.
Selain itu juga berbagai tanaman endemik lainnya, seperti pohon wil-gefun, tetilih, dan lainnya.
Baca Juga: Buah apkir jangan dibuang, bisa diolah jadi produk bernilai ekonomi tinggi, caranya begini
Kedua pohon itu dimanfaatkan oleh warga setempat sebagai obat alami penyembuh malaria, dan luka terbuka.
Hal menarik dari Pulau Batanta ini adalah adanya bangkai pesawat tempur asing dari zaman Perang Dunia II tahun 1939-1945.
Bangkai pesawat tempur asing itu teronggok di dasar laut dangkal Batanta, yang menjadi spot wisata menyelam dan snorkeling.
Pulau Batanta merupakan destinasi wisata bahari yang lengkap.
Ada pantai yang berair biru dan berpasir putih, hutan mangrove, dan perairan dangkal untuk menyelam atau sekadar snorkeling.
Baca Juga: Cara Memiliki Pemikiran Kritis: Kunci untuk Berpikir Analitis yang Efektif
Terumbu karang dan beragam ikan hias warna-warni menjadi sajian alam bawah air perairan Batanta yang memang kaya ragam hayati.
Beragam biota laut seperti lobster, ikan pari, kerapu, dan aneka hewan air lainnya menjadi pemandangan yang luar biasa.
Selain itu di Pulau Batanta juga terdapat kawasan rawa hutan mangrove seluas sekitar 3 hektar.
Beberapa pohon mangrove sudah berusia ratusan tahun lebih, sehingga ukuran batang dan akarnya sangat besar.
Baca Juga: Sentimen Positif Gen Z dan Millennial Meningkat untuk Prabowo dan Erick Thohir
Lebatnya hutan mangrove ini menjadi pintu masuk menuju kawasan air terjun Warinka Bom setinggi 10 meter.
Sebagai kawasan wisata alam yang masih asri, pengunjung harus sedikit berjuang menembus medan yang agak sulit untuk menuju ke air terjun tersebut.
Daya tarik wisata bahari Pulau Batanta Raja Ampat juga makin lengkap dengan adanya 90 koleksi bunga anggrek yang menawan.
Beberapa di antara pohon anggrek tersebut bahkan tergolong langka, seperti anggrek dendrobium cuneatum, dan lainnya.
Berwisata ke Pulau Batanta Raja Ampat, sudah pasti tak akan kecewa. ***(KKT)