WartaPesona.com - Candi Cetho memiliki arsitektur yang indah dan khas. Terdiri dari serangkaian teras bertingkat yang mengarah ke puncak, mengingatkan pada candi-candi di Bali.
Setiap tingkatan teras Cadi Cetho memiliki ukiran dan hiasan yang rumit, mencerminkan kehalusan seni Hindu Jawa pada masa lalu.
Di tengah kompleks Candi Cetho, terdapat sebuah prasasti batu yang berisi inskripsi dalam bahasa Jawa Kuno.
Candi Cetho terletak di lereng Gunung Lawu, Jawa Tengah, adalah salah satu tempat wisata bersejarah.
Baca Juga: Keelokan tiada tanding alam bawah laut Raja Ampat Papua, terkenal di dunia
Dengan latar belakang alam yang menakjubkan, candi ini menawarkan pengalaman spiritual, keindahan arsitektur, serta pemandangan alam yang memukau.
Candi Cetho yang merupakan salah satu kompleks candi Hindu di Jawa Tengah, memiliki sejarah yang kaya dan menarik.
Candi ini dibangun pada abad ke-15 oleh Raja Brawijaya V, salah satu raja dari Kerajaan Majapahit.
Berada di ketinggian sekitar 1.400 meter di atas permukaan laut, Candi Cetho menawarkan pemandangan yang spektakuler, dengan hamparan hijau perbukitan dan pepohonan yang menghijau.
Baca Juga: Cara mencegah bau amis daging, dari penyimpanan dan pengolahan
Saat memasuki kompleks Candi Cetho, pengunjung akan disambut suasana yang tenang dan damai.
Arsitektur candi yang indah dengan ukiran detail dan ornamen yang rumit memberikan pesona tersendiri.
Candi ini terdiri dari beberapa struktur, termasuk gapura, pelataran, perwara (tempat suci), dan pradaksina (jalan keliling candi).
Setiap elemen arsitektur ini mencerminkan keindahan dan keagungan budaya Hindu.