Konon, nama Harau berasal dari kata "parau", yaitu istilah lokal yang berarti bersuara serak.
Penduduk di wilayah ini sering mengalami banjir dan longsor yang menimbulkan kepanikan. Mereka berteriak histeris hingga suaranya menjadi serak.
Ketika orang luar bertemu dengan mereka yang bersuara serak, maka mereka pun dinamai orang parau.
Daerah mereka kemudian dikenal dengan nama "orau" dan berubah menjadi "arau", hingga akhirnya disebut "harau".
Selamat datang di Lembah Harau, pilihan destinasi liburan yang menantang dan memuaskan hasrat petualangan Anda.
Di sana, Anda akan menemukan persawahan, perbukitan, tebing-tebing curam, serta gua yang menarik untuk ditelusuri. Akhiri petualangan dengan menikmati suasana glamping yang tak terlupakan.
Baca Juga: Destinasi Wisata Merak: Libur Lebaran di Pulau Merak Kecil dan Besar!
Air Terjun
Lembah Harau adalah sebuah kawasan di Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatera Barat yang memiliki banyak daya tarik wisata.
Salah satu daya tariknya adalah keindahan air terjun seperti Sarasah Aie Luluih, Sarasah Bunta, Sarasah Murai, dan Sarasah Aie Angek.
Di antara keempat air terjun tersebut, Sarasah Bunta memiliki medan yang landai sehingga pengunjung dapat bermain-main di sekitar air terjun.
Sedangkan Sarasah Murai disukai burung-burung Murai yang ramai pada siang hari.
Ada juga Sarasah Aie Angek yang airnya hangat dan nyaman untuk dirasakan kaki.
Air terjun Sarasah Aie Luluih memiliki aliran air yang mengalir menyusuri dinding batu menuju kolam pemandian.