pesona-kuliner

Liburan Ke Solo Wajib ke Museum Batik Danar Hadi Berikut 3 Alasannya

Jumat, 3 Februari 2023 | 16:27 WIB
Koleksi Batik di Museum Batik Danar Solo (indonesia.travel)

 

Koleksi di Museum Batik Danar Hadi terbagi menjadi 9 jenis batik, yaitu batik Belanda, batik Cina, batik Djawa Hokokai, batik pengaruh India, batik Keraton, batik pengaruh Keraton, batik Sudagaran dan batik Petani, batik Indonesia, dan batik Danar Hadi.

Baca Juga: Liburan ke Garut? Wajib Coba 5 Kuliner Yang Khas Berikut Ini

-

Museum Danar Hadi menyimpan koleksi mencapai 10.000 kain batik dan sudah tercatat di Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai museum batik yang memiliki koleksi batik terbanyak. Kain batik yang dipajang di museum ini berasal dari periode dan pengaruh budaya yang berbeda-beda. Contohnya batik Belanda, batik ini disebut demikian bukan berarti berasal dari Belanda. Melainkan pola pada batik tersebut dipengaruhi oleh budaya Belanda. Batik tersebut dibuat sekitar tahun 1840-1910 saat Indonesia di bawah penjajahan Belanda sehingga akan dijumpai pola dengan tema cerita Snow White, Little Red Riding Hood, Hanzel and Gretel.

 

-

2 | Wisata Edukasi Batik

 


Tak sekadar melihat beragam koleksi batik, di museum ini Sobat Pesona juga bisa melihat bagaimana cara perawatan batik, proses pembuatan batik, bahkan bisa mengikuti workshop pembuatan batik secara langsung, lho!

 

 

Ada beberapa proses untuk membuat batik. Pertama adalah mori dan klowong. Mori artinya kain mori yang siap dibatik, sedangkan klowong artinya menggambar pola ragam hias menggunakan lilin malam dengan cating di atas kain mori. Kedua, tembokan dan wedelan yang artinya menutup bagian yang putih dengan lilin malam, setelah itu mencelup mori yang sudah diberi lilin malam dengan warna biru. Ketiga, kerokan dan biron, yaitu proses mengerok lilin dari bidang yang akan diberi warna cokelat dan menutup bagian yang tetap berwarna biru dan bidang cecek. Terakhir sogan dan batik, yakni proses menyelup ke warna cokelat dan merebus kain berlilin ke dalam air yang mendidih sebagai tahap akhir dari proses pembuatan batik tradisional.

Baca Juga: Presiden Jokowi Menegaskan Bahwa Konsistensi Hilirisasi Adalah Kunci Menuju Indonesia Maju

-

Halaman:

Tags

Terkini