WartaPesona.com – Indonesia menyimpan banyak peninggalan bersejarah yang menjadi saksi perjalanan panjang bangsa, mulai dari era kerajaan, masa kolonial, hingga perjuangan menuju kemerdekaan. Seiring waktu, berbagai bangunan bersejarah tersebut tidak lagi menjalankan fungsi awalnya dan kini dikembangkan sebagai destinasi wisata edukatif yang menarik untuk dikunjungi.
Selain menjadi tempat rekreasi, objek-objek wisata sejarah juga berperan penting dalam melestarikan warisan budaya sekaligus memperkenalkan nilai-nilai sejarah kepada generasi muda. Berikut beberapa destinasi wisata sejarah yang layak masuk daftar kunjungan saat liburan.
Kota Tua Jakarta menjadi salah satu destinasi sejarah paling populer di Indonesia. Kawasan yang dahulu merupakan pusat pemerintahan dan perdagangan Batavia ini kini dipenuhi museum, seperti Museum Fatahillah, Museum Bank Indonesia, dan Museum Wayang. Pengunjung juga dapat menikmati suasana klasik dengan bersepeda menggunakan sepeda ontel.
Di Jawa Tengah, Pabrik Gula Gondang Winangoen di Klaten menawarkan wisata sejarah industri. Pabrik yang berdiri sejak 1860 ini kini menjadi kawasan edukasi yang dilengkapi Museum Gula Gondang Winangoen, museum gula pertama dan satu-satunya di Asia Tenggara.
Sementara itu, Benteng Fort Rotterdam di Makassar yang semula merupakan benteng Kerajaan Gowa kini menjadi museum yang menyimpan berbagai koleksi budaya Sulawesi Selatan. Pengunjung dapat menikmati arsitektur benteng sekaligus mengenal sejarah perjuangan masyarakat Makassar.
Yogyakarta memiliki Museum Benteng Vredeburg, bangunan peninggalan Belanda yang kini difungsikan sebagai museum perjuangan bangsa. Destinasi ini menjadi salah satu tujuan favorit wisata edukasi bagi pelajar maupun wisatawan, seperti dikutip dari situs Kemenpar.go.id.
Baca Juga: Enam Destinasi Wisata Bersejarah di Papua Yang Berpotensi Menarik Mata Dunia
Di Semarang, Lawang Sewu tetap menjadi ikon wisata sejarah. Gedung bekas kantor pusat perusahaan kereta api Hindia Belanda ini menyimpan kisah penting, termasuk Pertempuran Lima Hari di Semarang. Selain menikmati arsitektur bergaya kolonial, pengunjung juga dapat melihat pameran mengenai sejarah perkeretaapian Indonesia.
Beralih ke Sumatera Utara, Istana Maimun di Medan menghadirkan perpaduan arsitektur Melayu, Timur Tengah, India, dan Eropa. Istana peninggalan Kesultanan Deli ini kini menjadi objek wisata yang memungkinkan pengunjung mengenal sejarah kerajaan sekaligus mengenakan pakaian adat Melayu.
Di Surabaya, Hotel Majapahit menjadi salah satu bangunan bersejarah yang sangat erat kaitannya dengan perjuangan kemerdekaan Indonesia. Hotel ini dikenal sebagai lokasi peristiwa perobekan warna biru pada bendera Belanda menjadi Merah Putih pada 19 September 1945. Kini, wisatawan dapat mengikuti tur sejarah yang mengulas perjalanan hotel beserta berbagai peristiwa penting yang pernah terjadi.
Jejak perjuangan Bung Karno dapat ditelusuri melalui Rumah Pengasingan Bung Karno di Ende, Nusa Tenggara Timur. Rumah tersebut menjadi tempat tinggal Presiden pertama RI selama masa pengasingan pada 1934–1938 dan diyakini menjadi salah satu lokasi lahirnya gagasan tentang kebangsaan yang kemudian melandasi Pancasila.