pesona-kuliner

12 Geopark Indonesia yang Diakui UNESCO, Warisan Geologi Mendunia di Cincin Api

Kamis, 13 November 2025 | 06:14 WIB
Geopark Batur: Pemandangan spektakuler Gunung Batur dengan kaldera dan danau yang terbentuk dari letusan vulkanik di Bali - WartaPesona.com ( wonderfulimages.kemenpar.go.id)

WartaPesona.com - Indonesia kembali membuktikan kekayaan alamnya yang luar biasa, menurut keterangan dari laman Kemenpar.go.id.

Negara kepulauan yang terletak di jalur cincin api Pasifik ini kini memiliki 12 geopark yang telah mendapat pengakuan bergengsi dari UNESCO Global Geopark, menjadikannya salah satu negara dengan warisan geologi paling beragam di dunia.

Geopark bukan sekadar kawasan wisata biasa. Konsep pelestarian ini menggabungkan keunikan geologi, keanekaragaman hayati, dan kekayaan budaya lokal dalam satu wilayah yang dikelola secara berkelanjutan untuk konservasi, edukasi, dan pembangunan ekonomi masyarakat.

Baca Juga: Cross Border Tourism, Membangun Pariwisata dari Perbatasan

1. Batur: Pionir Geopark Indonesia

Geopark Batur, yang terletak di Kabupaten Bangli, Bali, menjadi yang pertama menorehkan prestasi dengan masuk dalam UNESCO Global Geopark pada 2012.

Keindahan alam kawasan ini terbentuk dari jejak letusan Gunung Batur yang masih aktif hingga saat ini.

Kawasan yang membentang di Kecamatan Kintamani ini menyimpan 21 situs warisan alam. Batuan vulkanik hasil letusan bahkan dimanfaatkan warga setempat untuk membangun rumah.

Bagi wisatawan yang ingin menelusuri sejarah letusan dahsyat Gunung Batur, Museum Geopark Batur menjadi destinasi wajib.

2. Gunung Sewu: Jejak Peradaban Purba

Membentang di tiga kabupaten—Gunung Kidul, Wonogiri, dan Pacitan—Geopark Gunung Sewu masuk daftar UNESCO pada 2015.

Keistimewaannya terletak pada kekayaan arkeologis berupa peninggalan budaya paleolitikum-neolitikum yang menjadi bukti kehidupan manusia masa lampau.

Total 33 situs warisan alam tersebar di kawasan ini: 13 geosite di Gunung Kidul, 7 di Wonogiri, dan 13 di Pacitan, menjadikannya laboratorium alam yang sempurna untuk penelitian arkeologi dan geologi.

Baca Juga: Kereta Makassar-Parepare: Cara Baru Menjelajahi Keindahan Sulawesi Selatan

Halaman:

Tags

Terkini

Ada Festival Iraw Tengkayu di Kalimantan Utara

Sabtu, 4 Juli 2026 | 06:18 WIB