Bagian paling berat dari pendakian Rinjani adalah summit attack, usaha terakhir menuju puncak.
Biasanya dilakukan dini hari agar pendaki bisa menikmati matahari terbit di puncak. Medan curam, suhu dingin, kegelapan malam, dan fisik yang sudah terkuras menjadi ujian sebenarnya.
Dari pengalamannya, Galih membagikan tips bagi pemula yang ingin mencoba Rinjani:
- Ikuti arahan guide, terutama di jalur ekstrem.
- Siapkan mental, fisik, dan emosi.
- Bawa perlengkapan cadangan agar aman.
- Prioritaskan kenyamanan istirahat dengan sleeping bag dan alas tidur berkualitas.
Baca Juga: Sate Maulana Yusuf: Ikon Kuliner Legendaris Bandung yang Tak Pernah Sepi
Lebih dari Sekadar Pendakian
Pendakian Rinjani lewat jalur Sembalun adalah ekspedisi jiwa. Keindahan sabana, tantangan summit attack, dan refleksi diri di puncak membuat Rinjani lebih dari sekadar gunung.
“Naik gunung itu seperti hidup, kadang lambat, kadang curam, tapi tetap bisa sampai kalau terus maju,” tutup Galih.
Apakah kamu sudah siap menaklukkan Rinjani? Jangan lupa daftarkan diri melalui laman resmi rinjaninationalpark.id sebelum memulai perjalanan. ***