WartaPesona.com – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bersama Panitia Kerja (Panja) DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada 8 September 2025.
Agenda ini bertujuan memetakan potensi desa wisata serta mendengarkan langsung aspirasi dari masyarakat dan pengelola wisata setempat.
Deputi Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenpar, Hariyanto, menyampaikan bahwa rombongan berdialog dengan pelaku desa wisata serta meninjau sejumlah lokasi unggulan. Desa-desa tersebut tidak hanya menyimpan keindahan alam, tetapi juga tradisi budaya yang masih terjaga kuat.
“Bangka Belitung memiliki keunggulan dalam mengelola potensi wisata berbasis desa, sehingga bisa dijadikan acuan secara nasional,” ujar Hariyanto di Jakarta, Selasa (23/9) seperti dikutip dari laman Kemenpar.go.id.
Baca Juga: Kemenpar Umumkan 4 Kriteria Penilaian Kategori 'Most Inspiring Tourism Leader' WIA 2025
Ia menambahkan, desa wisata dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah melalui pemberdayaan UMKM, pelestarian budaya, dan promosi kekayaan alam.
Panja DPR RI memberikan sejumlah rekomendasi, di antaranya standarisasi kualitas desa wisata, penguatan sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi digital, serta peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan.
Hal ini penting untuk menjawab tantangan seperti keterbatasan amenitas, infrastruktur, dan daya saing global yang makin ketat.
Baca Juga: Kemenpar Gelar Diskusi Wujudkan Pariwisata Berkelanjutan Lewat STDev Forum Series #1
Hariyanto menegaskan bahwa pengembangan desa wisata adalah fondasi perekonomian berkelanjutan di Indonesia. Model ini terbukti mampu menopang ekonomi, melestarikan budaya, dan memberdayakan masyarakat lokal.
“Kami berharap pemerintah daerah dan pengelola desa wisata dapat semakin optimal memanfaatkan teknologi digital agar status desa wisata meningkat dan daya saingnya makin kuat,” pungkasnya.***