pesona-kuliner

Hari Pariwisata Dunia: Pariwisata dan Transformasi Berkelanjutan Kementerian Pariwisata RI

Selasa, 16 September 2025 | 23:51 WIB
Mai Hang Food Festival 2024, sumber: rri.co.id

Sementara Poltekpar Bali akan mengadakan Treasure (International Conference on Travel and Leisure) pada 25 September 2025.

Konferensi Internasional dengan tema “Innovating Travel and Leisure: Pathways to Global Sustainability” mengundang akademisi dan masyarakat umum untuk mengajukan makalahnya sejak 1 April 2025 dan batas akhir pengajuan makalah penuhnya pada 5 September 2025.

Poltekpar Bali juga mengadakan Festival Makardhi pada 19-26 September 2025, sebuah kompetisi pariwisata dengan fokus budaya sebagai tema utama dengan melibatkan berbagai perguruan tinggi.

Festival Makardhi memperkenalkan konsep perdamaian dan keberlanjutan lingkungan melalui pariwisata budaya. Festival Makardhi merupakan kegiatan yang dilaksanakan berlatarbelakang-kan kecintaan terhadap seni dan budaya Indonesia. ‘Makardhi’ merupakan akronim dari motto Poltekpar Bali yakni ‘Manganjali Karya Werdhi’.

Secara utuh motto tersebut dapat diartikan meningkatkan pengabdian melalui peningkatan mutu karya.

Baca Juga: Kilas Balik Keluh Kesah Driver Ojol soal Potongan Komisi usai Ramai Wacana Bakal Gelar Demonstrasi di Istana Besok

Sementara Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) juga mengadakan event dalam menyambut Hari Pariwisata Dunia. BPOLBF akan mengadakan Mai Hang Food Festival pada 20 September 2025. Mai Hang Food Festival adalah event bertema makanan dan jajanan lokal dan modern yang dilakukan berdasarkan kolaborasi antara Kemenpar dan BPOLBF serta beberapa pihak lain.

Mai Hang Food Fest ini dilakukan sebagai wadah acara bertemakan gastronomi khusus di Destinasi Super Prioritas. Selain menambah event baru di Labuan Bajo, event ini juga menjadi sarana etalase kuliner yang ada di Labuan Bajo, dalam artian tidak hanya kuliner asli atau lokal saja, tetapi juga kuliner lainnya yang berkembang di Labuan Bajo. ***

Halaman:

Tags

Terkini