3. Kampung Wisata Gamcheon, Korea Kecil di Semarang
Gamcheon Semarang merupakan replika dari Kampung Gamcheon di Korea Selatan. Rumah-rumah berwarna cerah dan dihiasi berbagai mural membuat kampung ini sangat menarik untuk dikunjungi.
Baca Juga: Keep The Wonder: Kampanye Kreatif Wonderful Indonesia untuk Pariwisata Berkelanjutan
Daya tarik: Pemandangan warna-warni, mural unik.
Aktivitas: Berfoto, menikmati suasana ala Korea.
4. Kampung Bena, Flores
Kampung Bena adalah kampung tradisional yang masih mempertahankan budaya megalitiknya. Terletak di kaki Gunung Inerie, kampung ini memiliki pemandangan alam yang luar biasa indah.
Daya tarik: Rumah adat tradisional, budaya megalitik, pemandangan gunung.
Aktivitas: Wisata budaya, trekking di sekitar kampung.
5. Kampung Adat Sade, Lombok
Kampung Sade adalah desa tradisional suku Sasak yang mempertahankan tradisi dan budaya asli Lombok. Rumah-rumah di sini dibangun dengan bahan alami seperti bambu dan alang-alang.
Daya tarik: Rumah tradisional Sasak, kerajinan tenun ikat.
Aktivitas: Menyaksikan tarian tradisional, membeli kain tenun.
Baca Juga: Libur Natal & Tahun Baru 2025: Strategi Kemenpar Tingkatkan Wisata dan Ekonomi Nasional
6. Kampung Wisata Taman Sari, Yogyakarta
Taman Sari dulunya merupakan tempat peristirahatan keluarga kerajaan Yogyakarta. Kini, kawasan ini menjadi salah satu kampung wisata yang menarik dengan lorong-lorong bawah tanah dan bangunan bersejarah.
Daya tarik: Arsitektur kuno, lorong bawah tanah, masjid bawah tanah.
Aktivitas: Berfoto, tur sejarah, menikmati kuliner lokal.
7. Kampung Wisata Lumbung Stroberi, Bandung