WartaPesona.com - Danau Toba, salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP), kembali menjadi pusat perhatian dunia dengan digelarnya Aquabike Jetski World Championship 2024.
Baca Juga: Fesbul 2024: Panggung Sineas Muda Indonesia untuk Dunia
Kompetisi jetski bertaraf internasional ini berlangsung dari 13 hingga 17 November 2024, melibatkan ratusan pembalap dari 30 negara dan 10 pembalap nasional.
Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Enik Ermawati, yang menghadiri pembukaan acara di Waterfront City, Samosir, Jumat (24/11), menyampaikan bahwa ajang ini membawa dampak positif bagi ekonomi lokal.
Tingkat keterisian kamar di hotel dan homestay mencapai 80-90% di empat kabupaten sekitar venue: Karo, Dairi, Simalungun, dan Samosir.
Baca Juga: Kemitraan Kunci Kesuksesan IKM: Gebyar IKMA 2024 Perkuat Rantai Pasok dan Inovasi
“Event ini membuka peluang usaha di sektor layanan penginapan, transportasi, dan kuliner. Selain itu, penampilan Tortor Hata Sopisik dari 1.375 pelajar turut memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada para pengunjung internasional,” ujar Ni Luh.
Bandara Internasional Silangit mencatat kenaikan jumlah penumpang sebesar 8% selama event berlangsung.
Permintaan penyewaan kendaraan, terutama dari Medan, juga melonjak karena wisatawan memilih mendarat di Bandara Kualanamu.
Selain kompetisi jetski, acara ini juga dimeriahkan dengan pertunjukan seni budaya seperti Tortor, lomba solu bolon, konser musik artis lokal dan nasional, serta parade jetski yang diikuti langsung oleh Wamenpar bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo.
“Kita berharap Danau Toba semakin mendunia sebagai tuan rumah event sport tourism, menggabungkan daya tarik olahraga dan budaya,” tambah Ni Luh.
Di akhir kunjungannya, Wamenpar Ni Luh mengunjungi Kampung Ulos Huta Raja Pardamean untuk melihat proses pembuatan tenun ulos dan berdialog dengan masyarakat setempat.