pesona-kuliner

Crisis Center Aktif di Labuan Bajo, Kemenparekraf Pastikan Keamanan Wisatawan Yang Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi di NTT

Selasa, 12 November 2024 | 15:51 WIB
Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf, Hariyanto, dalam pernyataannya, di Jakarta, Senin (11/11/2024) menjelaskan TIC BPOLBF akan memberikan informasi-informasi terbaru mengenai aksesibilitas di Labuan Bajo baik melalui udara maupun laut. (Foto: Ilustrasi) (Kemenparekraf)

WartaPesona.com - Kementerian Pariwisata mengambil langkah sigap dengan mengaktifkan Crisis Center melalui Tourism Information Center (TIC) di Labuan Bajo untuk membantu wisatawan yang terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca Juga: Pembatalan Konser Dua Lipa Jadi Evaluasi: Kemenparekraf Dorong Promotor Tingkatkan Standar Keamanan Konser di Indonesia

TIC yang dikelola Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) ini menyediakan informasi terkini tentang aksesibilitas dan destinasi di kawasan tersebut.

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf, Hariyanto, menyatakan bahwa langkah ini bertujuan untuk memberikan layanan darurat serta memastikan keselamatan wisatawan dan masyarakat lokal.

Baca Juga: Wamenpora Taufik Hidayat: Perjalanan Atlet Muda Butuh Waktu, Dukungan Keluarga Adalah Kunci

"Kami bekerja sama dengan pemerintah daerah, BPBD, dan pelaku industri pariwisata lokal untuk memastikan keamanan di sekitar Gunung Lewotobi," ujar Hariyanto di Jakarta, Senin (11/11/2024).

Bandara International Komodo yang sempat ditutup sejak 9 November 2024 kini sudah dibuka kembali pada 11 November 2024 pukul 18.00 WITA.

Baca Juga: Kejurnas Catur Junior 2024 Resmi Dibuka: Wadah Lahirkan Talenta Muda Nasional dan Internasional

Maskapai Citilink langsung beroperasi dengan menyediakan kursi bagi 180 penumpang. Namun, empat bandara lainnya di NTT, seperti Bandara H. Hasan Aroeboesman (Ende) dan Bandara Gewayantana (Larantuka), masih ditutup sementara.

Selain itu, moda transportasi alternatif telah disiapkan. Sebanyak 15 kapal speedboat dengan kapasitas total 225 penumpang serta kapal penumpang besar yang mampu menampung hingga 5.182 orang disediakan untuk membantu evakuasi. Hingga saat ini, sekitar 2.222 orang telah dievakuasi dari kawasan terdampak.

Baca Juga: Kevin Diks Bisa Tampil Lawan Jepang, Erick Thohir Pastikan Pertahanan Timnas Kian Kuat!

Guna meminimalisir dampak bencana, posko evakuasi bagi wisatawan didirikan, dan beberapa acara besar seperti International Golomori Jazz Festival ditunda hingga awal 2025.

"Langkah mitigasi ini bertujuan untuk menjaga kenyamanan serta keselamatan wisatawan," jelas Hariyanto.

Baca Juga: Presiden Prabowo: Satukan Pikiran dan Wewenang untuk Rakyat, Indonesia Pasti Maju!

Halaman:

Tags

Terkini