WartaPesona.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terus mendorong peningkatan kompetensi dan daya saing sumber daya manusia (SDM) di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif melalui program pelatihan dan sertifikasi.
Baca Juga: Waterbomb Jakarta 2024: Festival Musik Korea dengan Sensasi Tembak Air dan Hiburan Nonstop
Berkolaborasi dengan berbagai pihak, program ini terbukti efektif dalam memperkuat kapabilitas SDM di industri kreatif.
Nia Niscaya, Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama Kemenparekraf, mengungkapkan bahwa dari tahun 2020 hingga 2024, Kemenparekraf telah melatih 27.200 pelaku pariwisata dan 54.302 pelaku ekonomi kreatif, serta memberikan sertifikasi kepada 63.412 individu.
Baca Juga: Sandiaga Uno Sambut Penerbangan Perdana AirAsia Hong Kong - Jakarta, Dorong Wisatawan Internasional
Survei dampak yang dilakukan dengan Poltekpar NHI Bandung menunjukkan bahwa program ini meningkatkan pendapatan, menciptakan peluang kerja baru, dan mempercepat pengembangan karier.
Survei yang melibatkan 1.143 pelaku parekraf di 34 provinsi menyoroti bahwa 60,3% responden mengalami kenaikan pendapatan, dan 52,8% mencatatkan kemajuan karier.
Baca Juga: Shin Tae-yong Apresiasi Performa Timnas Meski Kalah 1-2 dari Tiongkok
Program pelatihan ini juga memberikan peningkatan pengetahuan, jabatan, relasi, serta pengakuan industri.
Nia menyatakan bahwa peran pemerintah dalam mendukung sertifikasi masih dominan, dengan 71,5% kegiatan sertifikasi difasilitasi oleh pemerintah.
Baca Juga: Peparnas XVII: Momentum Olahraga Inklusif untuk Semua, Tanpa Pengecualian
Kemenparekraf berharap agar sektor swasta lebih terlibat dalam memperluas akses sertifikasi bagi lebih banyak tenaga kerja. ***(HA)