pesona-kuliner

Menparekraf Apresiasi AirAsia Hadirkan Penerbangan Langsung Kuala Lumpur-Labuan Bajo

Jumat, 6 September 2024 | 15:22 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno, menyambut kedatangan penerbangan perdana AirAsia rute Kuala Lumpur-Labuan Bajo di Bandara Komodo, Nusa Tenggara Timur. (Kemenparekraf)

WartaPesona.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahudin Uno, menyambut antusias kehadiran penerbangan langsung perdana AirAsia dengan rute Kuala Lumpur-Labuan Bajo. Penerbangan ini resmi dimulai pada Selasa, 3 September 2024, yang menandai langkah penting dalam memperkuat konektivitas udara dan memudahkan akses wisatawan Malaysia ke berbagai destinasi pariwisata di Indonesia.

Dalam keterangannya, Sandiaga menyampaikan bahwa penerbangan langsung ini sangat dinantikan, terutama karena Labuan Bajo telah ditetapkan sebagai salah satu Destinasi Super Prioritas. Kehadiran rute baru ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan internasional, khususnya dari Malaysia, yang pada gilirannya akan berkontribusi pada peningkatan devisa negara melalui sektor pariwisata.

"Penerbangan AirAsia dari Kuala Lumpur ke Labuan Bajo ini tidak hanya memudahkan akses wisatawan, tetapi juga menjadi katalis penting dalam pengembangan pariwisata di Indonesia," ujar Sandiaga. "Dengan meningkatnya konektivitas ini, kita berharap akan ada lebih banyak lagi wisatawan yang tertarik untuk menikmati keindahan alam dan kekayaan budaya Indonesia, khususnya di Labuan Bajo."

Baca Juga: 6 Destinasi Laboan Bajo yang Harus Dikunjungi, Healing dengan Warisan Alam dan Budaya. Ini Daftarnya !

Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf, Ni Made Ayu Marthini, juga menyatakan rasa syukurnya atas pencapaian ini. Ia menjelaskan bahwa inisiatif penerbangan langsung ini telah dirintis sejak dua tahun lalu. Kerjasama berbagai pihak telah memungkinkan realisasi penerbangan langsung dari Kuala Lumpur ke Labuan Bajo, yang diharapkan dapat mendukung pengembangan pariwisata di kawasan tersebut.

"Penerbangan langsung ini merupakan hasil dari usaha kolaboratif, dan ini menjadi langkah penting dalam mengembangkan konektivitas udara ke destinasi super prioritas di Indonesia. Kami berharap inisiatif ini menjadi pendorong pengembangan ekonomi kreatif dan sektor pariwisata di Nusa Tenggara Timur," jelas Ni Made.

Raden Wisnu Sindhutrisno, Direktur Pemasaran Pariwisata Regional I Kemenparekraf, menambahkan bahwa pembukaan rute Kuala Lumpur-Labuan Bajo oleh AirAsia adalah langkah strategis dalam mempromosikan Indonesia sebagai salah satu destinasi wisata utama dunia. "Dengan semakin mudahnya akses ke Labuan Bajo, wisatawan mancanegara kini dapat menikmati keindahan alam dan pesona budaya lokal yang memikat," ujarnya.

Penyambutan kedatangan penerbangan perdana AirAsia rute Kuala Lumpur-Labuan Bajo di Bandara Komodo, Nusa Tenggara Timur. (Kemenparekraf)

Baca Juga: Laboan Bajo Dimana, Ini Jalur Menuju Destinasi Sepetak Surga dan Oleh-oleh Khas yang Harus Diburu

Penerbangan AirAsia dari Kuala Lumpur ke Labuan Bajo akan dilakukan tiga kali dalam seminggu, yakni setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu. Pesawat AK 336 dijadwalkan berangkat dari Kuala Lumpur pukul 11.10 waktu setempat dan tiba di Bandara Komodo, Labuan Bajo, pukul 14.30 WITA dengan kapasitas penumpang mencapai 165 orang.

Menyambut penerbangan perdana ini, Kemenparekraf bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Perhubungan, Gubernur Nusa Tenggara Timur, KADIN NTT, serta Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, turut hadir dalam acara penyambutan di Bandara Komodo. Penumpang yang tiba disambut dengan upacara simbolis berupa pengalungan bunga dan tarian tradisional NTT serta menerima suvenir khas Wonderful Indonesia.

Dato’ Captain Fareh Mazputra, Managing Director AirAsia Malaysia, juga menyampaikan apresiasinya atas dukungan dari berbagai pihak dalam peluncuran rute ini. "Kami berkomitmen untuk mendukung pariwisata Indonesia melalui kemudahan akses bagi wisatawan internasional. Langkah ini diharapkan dapat membawa Labuan Bajo lebih dekat dengan target kunjungan 500.000 wisatawan pada tahun 2024," tuturnya.

Baca Juga: Malam Solidaritas Palestina Sandiaga Uno-BAZNAS RI kumpulkan infaq kemanusiaan Rp767 juta

Dengan kolaborasi ini, Labuan Bajo semakin mantap sebagai destinasi kelas dunia yang menawarkan keindahan alam, kemudahan akses, dan potensi besar untuk pengembangan pariwisata berkelanjutan. ***(SA)

Tags

Terkini