"Khususnya dalam membantu pengelola desa wisata dalam membuat paket-paket wisata yang menarik dan onboardingkan ke beberapa platform digital dan Online Travel Agent (OTA), seperti Traveloka, Tiket.com, Mister Aladin, Atourin dan Djalanin.com," katanya.
Baca Juga: Upacara HUT RI 2024 akan digelar di ibu kota baru Nusantara, persiapan terus dikebut
Menparekraf Sandiaga Uno, menjelaskan bahwa Program Beti Dewi tidak hanya memperkenalkan promosi destinasinya.
Namun, harus mendorong produk ekonomi kreatifnya dan berkolaborasi memperkenalkan SDM yang lebih baik.
"Sehingga melalui pelatihan diharapkan dapat meningkatkan SDM pengelola desa wisata, serta dapat menghasilkan beberapa paket wisata yang unik dan menarik wisatawan," tutupnya. ***(KKO)