Kompleks Masjid Gedhe Yogyakarta yang seluas 16.000 meter persegi itu juga terdiri dari dua bagian utama, ruang sholat utama dan serambi Al Makalah Al Kabiroh.
Baca Juga: Pameran Nget-Ngetan, acara seni budaya yang mengangkat spirit ketahanan pangan di Yogyakarta
Pada zaman dulu, di depan serambi masjid juga terdapat kolam tempat wudhu.
Sekarang, kolam itu sudah tidak ada dan hanya disisakan sedikit di sebelah utara dan selatan halaman depan masjid sebagai bukti sejarah.
Sejumlah bagian dari bangunan masjid yang terbuat dari batu kali dan batu putih juga disisakan sebagai bukti sejarah.
Di bagian selatan masjid terdapat fasilitas mandi dan mencuci untuk kaum duafa yang tidak punya tempat tinggal.
Hal tersebut karena Raja Keraton Yogyakarta Sultan Hamengku Buwono I yang membangun masjid tersebut, ingin melihat rakyatnya hidup layak. ***