WartaPesona.com - Keraton Yogyakarta menggelar Grebeg Maulud memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di tiga lokasi berbeda, Kamis (28/9/2023).
Grebeg Gunungan atau Grebeg Maulud Keraton Yogyakarta memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW kali ini kembali digelar di tiga lokasi.
Tiga lokasi pergelaran Grebeg Maulud Keraton Yogyakarta memperingati Maulid Nabi diadakan di halaman Masjid Gedhe Kauman, Kantor Pemda DIY, dan Puro Pakualaman.
Baca Juga: Pewarna alami Karmin dari serangga Cochineal, dipakai untuk kain hingga makanan dan minuman
Grebeg Maulud merupakan puncak acara peringatan Maulid Nabi Keraton Yogyakarta, yang sudah berlangsung sejak sepekan sebelumnya.
Seperti diketahui, Grebeg Maulud merupakan tradisi Keraton Yogyakarta untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang disebut Sekaten.
Namun, tradisi Grebeg Maulud Keraton Yogyakarta yang dulu juga dimeriahkan dengan Pasar Malam Perayaan Sekaten, sejak tahun 2019 tidak lagi dilakukan.
Ditiadakannya Pasar Malam ini untuk mengembalikan tradisi sekaten seperti aslinya dahulu.
Sementara itu, tradisi Grebeg Maulud Keraton Yogyakarta tahun ini berlangsung meriah.
Ribuan warga tumpah ruah mengikuti acara tersebut, untuk berebut gunungan hasil bumi.
Dipercaya, gunungan hasil bumi pada Grebeg Maulud Keraton Yogyakarta bisa memberikan berkah panjang umur, ketenteraman, kesuburan lahan pertanian, dan kelancaran rezeki.
Prosesi Grebeg Maulud diawali dengan keluarnya empat gunungan utama yang disebut gunungan kakung dari Kagungan Dalem Bangsal Kamandungan Keraton Yogyakarta.
Baca Juga: Bisnis reseller masih menjanjikan keuntungan, modal terukur dan mudah dilakukan, apa iya?