Baca Juga: Hasil Man City vs Crystal Palace: Bangun Asa Pucuk Klasemen Liga Inggris Erling Haaland Cetak Hattrick
Airlangga melanjutkan bahwa basis tersebut masih dalam tahap rumusan yang dilakukan oleh jajaran menteri, termasuk juga skenario kebijakan harga BBM.
Seperti yang diketahui bahwa kuota BBM jenis Pertalite kuotanya semakin menipis.
Airlangga juga menyebutkan bahwa beban anggaran pada APBN semakin melonjak.
Pemerintah sedang mengalkulasi dampak dari rencana kenaikan harga BBM terhadap kegiatan konsumsi masyarakat juga terhadap kegiatan industri.
Kenaikan harga BBM tentu akan mempengaruhi daya beli atau permintaan konsumen, serta mempengaruhi laju inflasi yang akan berimbas pada jalannya roda usaha.
“Tentu ada dampak, baik terhadap industri, terhadap volume yang akan diserap kemudian juga akan berpengaruh sedikit juga terhadap daya beli dan juga berpengaruh terhadap inflasi. Nah itu semua sedang dikalkulasi,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.
Airlangga juga mengatakan bahwa jajaran menteri masih melakukan evaluasi terhadap rencana perubahan harga BBM Pertalite hingga satu sampai dengan dua hari ke depan.
Evaluasi rencana perubahan harga BBM Pertalite tersebut dilakukan sebelum dilaporkan kepada Presiden Jokowi pada pekan ini.***(Puput Akad Ningtyas Pratiwi/Pikiran Rakyat) (SA)