gaya-hidup

Mari Tertawa; Kisah Lucu Nuaiman Sahabat Nabi Yang Penuh Canda

Minggu, 9 April 2023 | 00:23 WIB
Ilustrasi: Senyum dan canda merupakan suatu keindahan di dunia ini. (/istockphoto.com)

Baca Juga: Kamu Susah Bangun Pagi? Sering Telat Masuk Sekolah? atau Sering Terlambat Masuk ke Kantor? Ini Dia Tipsnya!


3.Meski sering mengerjai sahabat yang lain, suatu ketika Nu’aiman kena batunya juga. Kali ini ia “digarap” sama Suwaibith, seorang sahabat yang juga gemar melawak. Berikut kisahnya.

Nu’aiman dan Suwaibith ikut dalam rombongan dagang Abu Bakar ke Bushra. Kebetulan Nu’aiman membawa bekal makanan, sedangkan Suwaibith tidak.

“Berilah aku makan” pinta suwaibith kepada Nu’aiman. Nua’aiman menggeleng tidak mau memberi sedikit makanan. Suwaibith memohon lagi, namun tetap ditolak oleh Nu’aiman.

Baca Juga: Kamu Ada Ujian? UTS atau UAS? Kamu Harus Baca Ini Terlebih Dahulu

Kesal juga akhirnya Suwaibith ini, Ingat Nu’aiman, demi Allah aku benar-benar marah kepadamu.” Ketika meraka berjalan melewati suatu kaum, Suwaibith berkata kepada kaum itu, “ Maukah kalian membeli budakku? Kaum tersebut menjawab, “Iya, Mau.

Suwaibith kemudian senang sekali lalu memberi penjelasan, “ Perlu kalian ketahui bahwa budakku ini cerewet. Kalau dia bilang kepada kalian, “Aku ini bukan budak, aku orang merdeka’ biarkan saja.

Tidak usah kalian sakiti. Memang begitu sifatnya.” Kaum tersebut mengerti, lantas memberi uang sepuluh qalaish kepada Suwaibith. Suwaibith kemudian dating membawa Nu’aiman kepada kaum tersebut. Begitu Nu’aiman dating, lehernya langsung dikalungi tali.

Baca Juga: 6 Bahan-Bahan Alami yang Ampuh Menurunkan Berat Badan

Nu’aiman kaget bukan kepalang. “Hai, Aku ini bukan budak, Aku orang merdeka,” Teriak Nu’aiman. “Diamlah, kami sudah tahu kamu akan ngomong seperti itu.

Majikanmu sudah memberitahu kami sifat jelekmu itu,”jawab kaum tersebut. Nu’aiman tak berkutik. Diliriknya Suwaibith yang tersenyum penuh kemenangan. Beberapa saat kemudian, Abu Bakar dating. Suwaibith menceritakan perihal Nu’aiman.

Bukan maksud menjual Nu’aiman, tetapi sekedar memberi sedikit pelajaran. Abu Bakar memahami lantas menebus Nu’aiman dengan sepuluh qalaish. Ketika mereka tiba di Madinah, mereka pun menceritakannya kepada nabi dan para sahabat. Mereka semua tertawa.

Baca Juga: Mau Jadi Mahasiswa Aktif, Yuk Simak 8 Tips Jitu Jadi Mahasiswa Aktif. No 8 Kamu Harus Lakukan


Demikianlah beberapa cerita lucu sahabat Nu’aiman. Semoga kita semua bisa terhibur dan mendapatkan hikmahnya. Wallohu ‘alam. *** (AC).

 

Halaman:

Tags

Terkini