WartaPesona.com - Anggota Komite Eksekutif sekaligus Juru Bicara PSSI, Arya Sinulingga, mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat terhadap reformasi sepak bola yang digalakkan PSSI di bawah kepemimpinan Erick Thohir.
Baca Juga: Petualangan “Royal Enfield Wonderful Indonesia Ride”: Eksplorasi Pesona Alam dan Budaya Indonesia
Dalam rilis survei nasional bertajuk "Sikap Publik terhadap Kebijakan Naturalisasi Pemain Timnas," yang dilakukan Indikator Politik Indonesia, Arya menyatakan apresiasinya atas tingginya kepuasan publik terhadap kinerja Erick Thohir serta kebijakan naturalisasi untuk memperkuat tim nasional.
"Kami terkejut karena survei ini mencakup masyarakat luas, bukan hanya penggemar sepak bola, dan menunjukkan bahwa 60 persen masyarakat tahu bahwa Erick adalah Ketua PSSI. Ini menunjukkan pengaruh positif PSSI saat ini," ujar Arya dalam acara di Jakarta, Selasa (5/11).
Hasil survei menunjukkan mayoritas publik mendukung kebijakan naturalisasi pemain berkualitas, yang menurut Arya telah terbukti meningkatkan level permainan Timnas.
Baca Juga: Menggali Potensi Atlet Muda Asia di Kejuaraan Sepak Bola Sekolah Asia U-18 ke-48 di Solo
Meskipun naturalisasi bukan hal baru, di era Erick, PSSI lebih selektif dalam memilih pemain. "Dulu masyarakat tidak selalu mengenal kualitas pemain naturalisasi. Kini, kami memastikan mereka mampu mengangkat performa tim," jelas Arya.
Arya juga menepis kritik yang menilai PSSI hanya fokus pada tim senior. Sebagai bukti, Indonesia baru saja mencatat sejarah dengan mengirimkan tim U-17, U-20, U-23, dan tim senior ke putaran final Piala Asia, menjadikan Indonesia satu dari sembilan negara yang mengirimkan empat kelompok usia ke turnamen bergengsi itu.
"Ini menandakan kita di jalur yang benar, setara dengan negara-negara kuat seperti Jepang dan Korea Selatan," katanya.
PSSI juga terus melakukan pembenahan di berbagai lini, termasuk liga, pelatih, dan wasit. Arya mengungkapkan bahwa Indonesia masih tertinggal jauh dari Jepang dalam jumlah pelatih dan wasit profesional.
Baca Juga: Wonderful Indonesia Menarik Perhatian di ITTS Kanada 2024 dengan Pesona Pariwisata Berkelanjutan
"Pelatih kita hanya 10 ribu, sementara Jepang memiliki 90 ribu. Jumlah wasit pun jauh lebih sedikit dari yang dibutuhkan," ujar Arya.
Artikel Terkait
Erick Thohir: Naturalisasi Mees Hilgers dan Eliano Reijnders, Bukti Kerja Cepat Demi Timnas Indonesia
Erick Thohir Targetkan Raihan Poin dengan Amunisi Baru di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Erick Thohir: Fokus Laga Selanjutnya, Timnas Harus Buktikan Bisa Curi Poin di Kandang Tiongkok
Peringatan Erick Thohir untuk Shin Tae-yong: Fokus Maksimalkan Timnas di Kualifikasi Piala Dunia
Erick Thohir Raih 94% Kepuasan Publik: Bukti Kepemimpinan PSSI yang Berbuah Bangga