Tanggapan M.Tahir Soal Semakin Banyaknya Pemain Naturalisasi, M.Tahir: Kualitas Pemain Lokal 11-12 Dengan Naturalisasi

photo author
Muhammad Himawan Muslim, Warta Pesona
- Selasa, 2 April 2024 | 15:07 WIB
Foto Pemain Liga 1  (Google.com)
Foto Pemain Liga 1 (Google.com)

WartaPesona.com - Seperti yang kita ketahui PSSI dibawah Erick Thohir sedang gencar-gencarnya mencari pemain-pemain keturunan yang bermain di Eropa. Hal ini demi meningkatkan kualitas Timnas Indonesia, tetapi tentu ini memunculkan kecemburuan pemain di liga lokal yang merasa dirinya layak masuk timnas.

M.Tahir salah satunya yang mengungkapkan kekecewaannya terhadap program naturalisasi yang semakin gencar ini. Dalam wawancaranya dengan Akmal Marhali di Youtube Bicara Bola ia mengatakan “Sekarang terlalu banyak naturalisasi kasian kita adakan kompetisi dalam negeri gunanya untuk apa” ujar pemain PSBS Biak.

Baca Juga: Timnas U23 Akan Gelar Ujicoba Tertutup Jelang Piala Asia U23

Statement ini tidak sepenuhnya salah, namun tentu ada alasan mengapa STY tidak tertarik dengan liga 1, karena kualitasnya yang buruk baik segi Teknik dasar maupun pemahaman taktik maka dari itu STY pernah mengeluarkan statement untuk PSSI menaikkan kualitas liga.

Baca Juga: Akhir Pihak Erspo Mendengar Keluhan Netizen, 4 Point Ini yang Akan Dilakukan Erspo

Namun statement yang sepenuhnya salah adalah “Kualitas pemain lokal 11-12 dengan naturalisasi” Ujarnya. Mengapa salah? Karena kita sudah melihat bagaimana pemain-pemain naturalisasi ini bermain sangat bagus ketika membela timnas.

Baca Juga: Pasti Bikin Nostalgia 3 Mainan Ini Wajib Ada Saat Lebaran Idul Fitri

Naturalisasi ini bukanlah berasal dari liga 1, tetapi dari liga top di Eropa yang tentunya persaingannya jauh lebih keras dibanding liga 1. Tentu ini menjadi pekerjaan rumah bagi PSSI bagaimana cara agar kualitas liga membaik dan tidak lagi terus-terusan menggunakan naturalisasi.***(MHM)/ZAF

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: IRA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X