WartaPesona.com - Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Gambir, Jakarta Pusat, menjadi pengingat pentingnya memahami prosedur keselamatan ketika berada di dalam gedung bertingkat.
Kebakaran yang terjadi pada Jumat (7/8/2026) malam tersebut berdampak pada lantai 11 hingga lantai 16. Petugas pemadam kebakaran juga harus melakukan evakuasi terhadap seorang pekerja yang berada di lantai 15.
Peristiwa tersebut menunjukkan bahwa kebakaran di gedung bertingkat memiliki tantangan tersendiri. Jarak dari lantai atas menuju area aman cukup jauh, sementara asap dan panas dapat menyebar dengan cepat.
Karena itu, setiap orang yang bekerja atau beraktivitas di gedung bertingkat perlu mengetahui langkah yang harus dilakukan ketika kebakaran terjadi.
Baca Juga: Api Kebakaran Gunung Bromo Merambat ke Malang, Wisatawan Diminta Gunakan Tiga Jalur Alternatif
1. Jangan Panik dan Segera Cari Informasi
Ketika alarm kebakaran berbunyi atau melihat asap, tetap tenang dan segera cari informasi mengenai lokasi kebakaran.
Jangan mengabaikan alarm hanya karena belum melihat api. Asap dapat menyebar lebih cepat dan menjadi ancaman serius bagi penghuni gedung.
Jika tersedia pengumuman atau petugas keselamatan gedung, ikuti instruksi evakuasi yang diberikan.
2. Gunakan Tangga Darurat
Saat terjadi kebakaran, gunakan tangga darurat untuk menuju lantai yang lebih rendah dan keluar dari gedung.
Tangga darurat dirancang sebagai jalur evakuasi ketika akses utama tidak dapat digunakan.
Hindari berdesakan dan jangan berhenti di tengah jalur evakuasi karena dapat menghambat orang lain yang sedang menyelamatkan diri.
Baca Juga: 5 Fakta Terbaru Kebakaran KMP Mutiara Sentosa di Perairan Sumenep, 4 Penumpang Meninggal Dunia
3. Jangan Menggunakan Lift
Salah satu hal penting yang harus diingat ketika terjadi kebakaran adalah tidak menggunakan lift untuk melakukan evakuasi.
Gangguan listrik dapat menyebabkan lift berhenti di antara lantai. Selain itu, lift juga berpotensi membawa penumpang menuju area yang dipenuhi asap atau panas.