berita

Melestarikan Ciliwung Melalui Festival di Padepokan Condet Jakata Timur

Senin, 27 Juli 2026 | 07:31 WIB
Pembukaan Festival Ciliwung di Condet, Jakarta Timur. (beritajakarta)

Warta Pesona.com – Jakarta Timur sedang gencar menjaga Ciliwung dari kerusakan dengan salah satunya menggela festival di pusatkan di Padepokan Condet, Balekambang, Kramat Jati, Sabtu 25 Juli 2026.

Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin yang membuka festival menyebut, event tersebut menjadi wadah gerakan budaya dan lingkungan untuk menghidupkan kembali sungai Ciliwung sebagai nadi kehidupan sekaligus warisan peradaban bagi generasi mendatang.

Munjirin mengapresiasi konsistensi para pegiat lingkungan, khususnya komunitas Padepokan Ciliwung yang dipimpin Ahmad Maulana atau Bang Lantur dalam menjaga kelestarian Sungai Ciliwung.

Baca Juga: Justin Hubner Belum Dapat Izin Klubnya Bergabung Dengan Timnas Indonesia

Menurut Munjirin, semakin sedikit orang yang bersedia mengabdikan diri merawat lingkungan.

“Saya mengapresiasi dan sangat mendukung apa yang telah dikerjakan Bang Lantur. Mudah-mudahan semakin banyak masyarakat yang tergugah untuk bersama-sama menggerakkan pelestarian lingkungan, khususnya di sepanjang kali Ciliwung," ujar Munjirin.

Ia menuturkan, sungai Ciliwung yang dahulu identik sebagai tempat pembuangan sampah, namun kini mulai berbenah berkat peran aktif komunitas dan pegiat lingkungan yang terus mengedukasi masyarakat.

Di sisi lain, Munjirin juga mengingatkan warga mendukung kebijakan pengelolaan sampah dari sumbernya melalui Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pilah Sampah.

Baca Juga: Survei SMRC: Publik Yang Menilai Penegakan Hukum Baik atau Sangat Baik Hanya 26,4 Persen

Ia menjelaskan, mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang hanya akan menerima sampah residu.

Oleh katena itu, katanya, masyarakat perlu mengelola sampah sejak dari rumah dengan memilahnya sesuai jenisnya.

"Sampah organik bisa diolah melalui biopori, komposter, atau maggot. Sampah anorganik disetor ke bank sampah, sedangkan sampah B3 juga dapat disalurkan melalui bank sampah untuk diteruskan ke pengelola yang berwenang," jelasnya.

Menurut Munjirin, jika seluruh warga memilah sampah dengan baik, sungai Ciliwung akan menjadi ruang publik yang bersih, asri, dan dapat dinikmati oleh generasi sekarang maupun yang akan datang.

Baca Juga: Survei SMRC: Publik yang Menilai Situasi Politik Nasional Baik atau Sangat Baik Hanya 13,5 Persen

Halaman:

Tags

Terkini

Gubernur BI Perry Warjiyo Mengundurkan Diri

Senin, 27 Juli 2026 | 09:05 WIB