berita

Fasilitas Militer Houthi di Pesisir Yaman Hancur Setelah Diserang Arab Saudi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:04 WIB

Baca Juga: Laki-laki Muda Ini dibogem Perempuan PSK Setelah Tidak Membayar Jasa Wik-wik dan Rampas HP Korban

Menurut sumber tersebut, Iran telah memberi tahu Houthi agar menutup Lauat Merah yang menjadi jalur minyak di kawasan Timur Tengah menuju belahan dunia di Eropa.

Meski demikian Kementerian Luar Negeri Iran dan juru bicara Houthi belum memberikan tanggapan terhadap kabar tersebut.

Sumber lainnya yang dekat dengan Houthi mengungkapkan bahwa kelompok yang didukung oleh Iran itu telah menyelesaikan persiapan untuk menyerang kapal-kapal di Laut Merah.

Houthi telah mengerahkan peluru kendali (Rudal) dan drone di dekat Selat Bab el-Mandeb, yang menjadi gerbang menuju Laut Merah.

Houthi sedang menunggu perintah untuk memulai serangan tersebut.

Ancaman terhadap Laut Merah dan Selat Bab el-Mandeb berisiko memperburuk krisis energi global, yang dipicu penutupan Selat Hormuz oleh Iran dan menggarisbawahi risiko eksplosif yang berasal dari babak baru konflik.

Dengan Selat Hormuz telah ditutup aksesnya, serangan Houthi terhadap kapal atau pelabuhan di Laut Merah akan mengganggu dua jalur ekspor minyak utama Timur Tengah secara bersamaan.

Situasi ini berpotensi membuka front baru dalam krisis energi dan konflik Iran yang lebih luas dengan Amerika.

Perwakilan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) telah ada di Yaman dan akan mengendalikan keputusan untuk menutup Selat Bab el-Mandeb.

Tentang Houthi

Houthi adalah kelompok perlawanan bersenjata di Yaman.

Nama resminya ialah Ansarullah atau Para Penolong Tuhan.

Mereka ialah kelompok politik-militer dari Syiah Zaidiyah di utara Yaman. Dipimpin oleh keluarga Al-Houthi.

Pemimpinnya sekarang ini ialahAbdul-Malik al-Houthi

Halaman:

Tags

Terkini

Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:08 WIB