WartaPesona.com - Massa yang tergabung dalam Aliansi Perempuan Indonesia, Kamis 18 Juni 2026 turun ke jalan di Jakarta Pusat untuk meminta pemerintah menurunkan harga pangan yang makin mahal belakangan ini.
Sambil membawa panci dan berteriak menyampaikan tuntutan kepada pemerintan seperti penurunan harga pangan, penghentian program makan bergizi gratis (MBG), dan penurunan harga bahan bakar minyak, dan pembukaan lapangan kerja.
Unjuk rasa kaum perempuan tersebut menarik perhatian pengendara yang melintas di dekatnya. Pengendara membunyikan klakson sebagai tanda dukungan kepada mereka.
Baca Juga: Sunda Dalam Angka, Etika, dan Budaya
Sebelumnya, Aliansi Perempuan Indonesia mengaku bakal turun ke jalan hari Kamis 18 Juni 2026 untuk menuntut Presiden Prabowo Subianto menurunkan harga kebutuhan hidup yang makin menyusahkan masyarakat.
Dalam video yang viral di media sosial, sekelompok perempuan menyebut diri mereka Aliansi Perempuan Indonesia mengajak masyarakat untuk turun ke jalan di hari Kamis 18 Juni 2026 menuntut Prabowo Subianto membenahi ekonomi negara.
Selain menuntut Prabowo menurunkan harga kebutuhan hidup, dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @risunawati_yanti_mallica, seperti dilihat Selasa 16 Juni 2026, Aliansi Perempuan Indonesia juga menuntut Prabowo menciptakan lapangan kerja dan menghentikan program makan bergizi gratis.
“Ayo turun aksi!! Kamis 18 Juni 2026! Hidup perempuan!” demikian mereka berseru sambil mengepalkan tangan mereka.
Baca Juga: Forum Wartawan Kebangsaan Desak Kapolri Kembalikan Rasa Aman
Video tersebut memperoleh ribuan tanda like dan ratusan komentar dari kalangan netizen.
“Stop MBG harga mati,” kata @lut***.
“Semangat ibu-ibu, ayo turun ke jalan,” kata @hart***.
“Revolusi,” kata @oflen***.
“Plongo-plongo Wapres. Turun dari tahta sepaket,” kata @pis***.